Angka Kemiskinan di Kota Malang Naik Menjadi 4,44 Persen

Hal itu disampaikan pada Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi Jawa Timur.
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko (kanan) saat menghadiri Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi Jawa Timur Tahun 2021 di Surabaya, Kamis(23/9/2021)./Istimewa
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko (kanan) saat menghadiri Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi Jawa Timur Tahun 2021 di Surabaya, Kamis(23/9/2021)./Istimewa

Bisnis.com, MALANG — Angka kemiskinan di Kota Malang naik menjadi 4,44 persen pada 2020 dari sebelumnya 4,07 persen sebagai dampak dari pandemi.

“Data BPS Kota Malang mencatat angka persentase kemiskinan Kota Malang di tahun 2019 sebelum pandemi Covid-19 sebesar 4,07 persen, angka tersebut naik di 2020 menjadi 4,44 persen,” kata Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko dalam keterangan resminya, Kamis (23/9/2021).

Pernyataannya itu disampaikan pada Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi Jawa Timur Tahun 2021 di Surabaya, Kamis (23/9/2021).

Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak yang memimpin rakor TKPK ini menyampaikan pentingnya kegiatan rakor ini dengan menyajikan data dari kondisi makro sampai ke mikro.

“Kita sudah mengupas seluruh data-datanya, kalo masalah program saya rasa sudah banyak yang terinformasikan dan kita sepakat mari kita susun,” ujarnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Timur M. Yasin menyampaikan dengan forum rakor ini akan membangun persamaan persepsi dan sinergitas antara provinsi dan kabupaten/kota se-Jawa Timur, kesamaan pemahaman dan harmonisasi.

“Langkah ini sangat strategis karena kita laksanakan sebelum penyusunan APBD 2022,” ujarnya.(K24)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Choirul Anam
Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper