Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Update Covid-19 di Kota Malang di Akhir September, Begini Kata Wali Kota

Persebaran Covid-19 bisa dilokalisasi dan dampaknya bisa menekan angka pertambahan positif Covid-19.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 29 September 2020  |  18:55 WIB
Wali Kota Malang Sutiaji memakaikan masker kepada anak-anak yang kedapatan tidak memakai alat pelindung diri kesehatan pada Sosialisasi Protokol Kesehatan dan Pembagian APD Mengantisipasi Covid-19 oleh PWI Malang Raya- BPJS-Kesehatan Malang di Malang, Selasa (29/9/2020). - Istimewa
Wali Kota Malang Sutiaji memakaikan masker kepada anak-anak yang kedapatan tidak memakai alat pelindung diri kesehatan pada Sosialisasi Protokol Kesehatan dan Pembagian APD Mengantisipasi Covid-19 oleh PWI Malang Raya- BPJS-Kesehatan Malang di Malang, Selasa (29/9/2020). - Istimewa

Bisnis.com, MALANG — Pemkot Malang terus menggalakkan testing dan tracing agar angka konfirmasi positif Covid-19 terus melandai.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan dalam dua pekan terakhir, angka pertambahan harian positif Covid-19 sudah berada di angka satu digit, sedangkan angka kesembuhan justru bertambah dua digit dan diharapkan terus menurun dengan diintensifkan kegiatan testing dan tracing.

“Angka testing Kota Malang rerata 200-400 per hari, sedangkan angka tracing sampai 30-40 orang per pasien terkonfirmasi positif,” ujarnya di sela-sela Sosialisasi Protokol Kesehatan dan Pembagian APD Mengantisipasi Covid-19 oleh PWI Malang Raya- BPJS-Kesehatan Malang di Malang, Selasa (29/9/2020).

Dengan cara itu, maka persebaran Covid-19 bisa dilokalisasi dan dampaknya bisa menekan angka pertambahan positif Covid-19. Oleh karena itulah, langkah tersebut terus dilakukan sampai Covid-19 di Kota Malang benar-benar dapat terkendali dengan baik.

Adapun pada Selasa (29/9/2020), pertambahan angka positif Covid-19 di Kota Malang mencapai 5 orang sehingga kumulatif sebanyak 1.775 orang dan sembuh bertambah 37 orang kumulatif menjadi 1.467 orang sehingga tingkat kesembuhannya sudah mencapai 82,6%.

Dalam kesempatan tersebut, dia juga meminta seluruh masyarakat Kota Malang untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, terutama mengenakan masker. Disiplin menggunakan masker merupakan indikator masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan lainnya seperti menggunakan jarak dan sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

"Ketika mengenakan masker setiap kita akan mengurangi persebaran Covid-19," terangnya.

Dia meyakinkan, upaya mengatasi Covid-19 harus dilakukan gotong royong, pentahelix, tidak bisa hanya dilakukan Pemkot Malang.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Malang, Dina Diana Permata menambahkan, BPJS-Kesehatan ingin berperan langsung dalam mencegah persebaran covid-19. Salah satunya dengan mendukung kegiatan sosialisasi kepada masyarakat menengah ke bawah yang memang harus didatangi langsung untuk menerapkan disiplin protokol kesehatan.

"Kami berharap masyarakat akan lebih meningkatkan kedisiplinannya dengan penerapan protokol kesehatan," ucapnya.

Ketua PWI Malang Raya, Ariful Huda menyampaikan, kegiatan sosialisasi sengaja dilaksanakan di kawasan Pasar Burung dan Pasar Bunga Splendid Kota Malang, lantaran di pasar masih banyak ditemui masyarakat yang melanggar protokol kesehatan. Salah satunya seperti tidak mengenakan masker.

Dengan kegiatan yang dikemas lebih santai itu, diharapkan masyarakat akan lebih terbuka dengan kebiasaan baru sehingga masyarakat tidak lagi abai dengan protokol kesehatan, dan lebih waspada terhadap kemungkinan persebaran Covid-19.

Ketua Pelaksana kegiatan sosialisasi, Djoko Winahyu menjelaskan, salam kesempatan tersebut, dibagikan masker, da empat ribu masker kan kepada masyarakat dan pengunjung Pasar Splendid. Selain itu juga dibagikan 200 botol, 10 liter hand sanitizer dan 200 penyangga masker GRG.(K24)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kota malang
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top