Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kenaikan BBM Diyakini Tidak Berdampak Terhadap Penjualan Mobil

Adanya regulasi pembatasan pembelian BBM subsidi jenis Pertalite untuk kendaraan di atas 1.400 cc tidak membuat konsumen menurunkan minat.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 10 September 2022  |  18:01 WIB
Kenaikan BBM Diyakini Tidak Berdampak Terhadap Penjualan Mobil
Atraksi Honda Brio dalam ajang Brio Slalom Challenge 2022 di Lapangan Timur Surabaya Plaza, Sabtu (10/9/2022). - Bisnis / Peni Widarti
Bagikan

Bisnis.com, SURABAYA — Honda Surabaya Center (HSC), diler resmi mobil Honda di wilayah Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara menyebut kebijakan kenaikan harga BBM sejak 3 September 2022 tidak berdampak pada penjualan mobil.

Marketing and After Sales Service Director HSC, Wendy Miharja, mengatakan hingga saat ini penjualan mobil masih berjalan dengan baik meskipun ada kebijakan kenaikan BBM dari pemerintah.

“Bahkan kita tidak ada rencana untuk revisi target, karena dari sisi kita sendiri memang belum melihat dampak yang serius, termasuk dari harga on the road memang belum ada perubahan,” katanya di sela-sela acara Honda Brio Slalom Challenge 2022 di Surabaya, Sabtu (10/9/2022).

Dia mengatakan adanya regulasi pembatasan pembelian BBM subsidi jenis Pertalite untuk kendaraan di atas 1.400 cc juga tidak membuat konsumen menurunkan minat mobil yang diinginkan.

“Dan saya rasa tidak ada yang menunda untuk beli mobil dengan cc mesin yang tinggi, karena masyarakat kita yang memang sudah mampu untuk beli kendaraan itu mereka sudah mengerti,  bahkan lebih bagus ya kalau pakai BBM di atas Pertalite,” jelasnya.

Selain itu, dengan kondisi pasar yang sudah membaik dan perekonomian yang mulai pulih ini, Wendy menilai permintaan otomotif masih tinggi setelah 2 tahun terjadi pandemi Covid-19 masyarakat menahan diri untuk tidak belanja.

“Saya berharap kenaikan harga BBM tidak sampai menggangu ke penjualan karena notabene ya boleh dibilang untuk pasar mobil ini sebetulnya orang-orang sudah mempersiapkan diri menabung untuk beli mobil, jadi mereka ada di segmen kemampuan yang cukup,” imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surabaya jatim honda mobil
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top