Eri Cahyadi Resmi Ditetapkan Memenangi Pilkada Surabaya, Begini Harapannya

Pasangan yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu ditetapkan unggul sebesar 56,94 persen suara dari pasangan Machfud Arifin - Mujiaman yang diusung koalisi delapan partai politik.
Eri Cahyadi dan Armuji saat memberikan sambutan usai ditetapkan sebagai paslon wali kota dan wakil wali kota terpilih Pilkada Surabaya 2020 dalam rapat pleno terbuka yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya, Jumat (19/2/2021)./Antara-Abdul Hakim
Eri Cahyadi dan Armuji saat memberikan sambutan usai ditetapkan sebagai paslon wali kota dan wakil wali kota terpilih Pilkada Surabaya 2020 dalam rapat pleno terbuka yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya, Jumat (19/2/2021)./Antara-Abdul Hakim

Bisnis.com, SURABAYA - Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Eri Cahyadi - Armuji (Erji) resmi dinyatakan sebagai pemenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Surabaya 2020, Jumat (19/2/2021).

Pasangan yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu ditetapkan unggul sebesar 56,94 persen suara dari pasangan Machfud Arifin - Mujiaman yang diusung koalisi delapan partai politik.

"Penetapan paslon terpilih hari ini bisa disebut sebagai penutup rangkaian panjang tahapan yang dilakukan KPU Surabaya," kata Komisioner Divisi Teknis Penyelenggara KPU Kota Surabaya Soeprayitno seusai sidang pleno terbuka yang digelar di salah satu hotel di Surabaya.

Eri-Armuji yang diusung oleh PDI Perjuangan itu meraup suara sebesar 597.540 atau 56,94 persen dari total suara sah Pilkada Surabaya 2020. Paslon Erji unggul atas lawannya Machfud Arifin-Mujiaman yang diusung delapan partai.

Soeprayitno mengatakan dengan penetapan paslon terpilih ini, selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh DPRD Surabaya untuk menggelar rapat paripurna usulan penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya terpilih Eri Cahyadi meminta tak ada euforia berlebihan meski dirinya telah resmi ditetapkan menjadi paslon terpilih. Sebab menurutnya, jabatan adalah amanah dari warga yang harus dijaga dengan baik.

"Amanah yang diberikan warga Surabaya untuk memimpin kota ini berat. Sehingga amanah ini harus kita emban," kata Eri seusai ditetapkan sebagai paslon terpilih oleh KPU Surabaya.

Lantaran rangkaian Pilkada Surabaya 2020 telah sampai pada penetapan, Eri meminta seluruh pihak kembali bergandengan tangan dan fokus untuk membawa Surabaya semakin baik, membangun kota pahlawan bersama.

Sementara pada kesempatan berbeda, Mantan Calon Wakil Wali Kota Surabaya Mujiaman Sukirno mendoakan Kota Surabaya lebih baik dibawa kepemimpinan Eri Cahyadi dan Armuji usai sidang Mahkamah Konstitusi menolak gugatan paslon Machfud-Mujiaman terkait hasil Pilkada 2020, Selasa.

"Kalau saya standar saja, yang pertama, kami sudah berjuang maksimal. Segala macam upaya yang logis sudah kami lakukan dalam rangka mempertanggungjawabkan suara yang kami dapatkan di Pilkada Surabaya 2020," kata Mujiaman kepada Antara di Surabaya, Selasa (16/2/2021).

Menurut dia, kalau sudah diputuskan oleh MK seperti itu, pihaknya mendoakan agar Kota Surabaya lebih baik lagi saat dipimpin Eri-Armuji.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Newswire
Editor : Miftahul Ulum
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper