Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Surabaya Siapkan Stiker Khusus Rumah Isolasi Mandiri

stiker yang akan ditempel di rumah warga ini merupakan penanda bahwa di rumah tersebut terdapat keluarga yang sedang isolasi mandiri dan membutuhkan perhatian.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 19 Februari 2021  |  15:41 WIB
Ilustrasi - Petugas medis sebelum penyuntikan vaksin CoronaVac di Puskesmas Cilincing, Jakarta, Kamis (14/1/2021). - Antara
Ilustrasi - Petugas medis sebelum penyuntikan vaksin CoronaVac di Puskesmas Cilincing, Jakarta, Kamis (14/1/2021). - Antara

Bisnis.com, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya tengah menyiapkan stiker khusus untuk rumah-rumah warga yang sedang melakukan isolasi mandiri.

Hal itu dilakukan sebagai salah satu upaya untuk  bersama-sama melindungi dan mengawasi bahaya Covid-19.

Wakil Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya Irvan Widyanto mengatakan stiker yang akan ditempel di rumah warga merupakan penanda bahwa di rumah tersebut terdapat keluarga yang sedang isolasi mandiri dan membutuhkan perhatian.

“Rencananya stiker ini akan dibagikan kepada setiap pengurus Kampung Tangguh, dan akan ditempel di rumah keluarga yang melakukan isoman, bisa dilakukan sendiri oleh warga atau pengurus kampung. Rencananya paling lambat minggu depan stiker dibagikan,” jelasnya, Jumat (19/2/2021).

Dia mengatakan pemasangan tanda isolasi mandiri dilakukan ketika terdapat kasus konfirmasi positif dalam satu keluarga. Serta, mengharuskan anggota keluarga/kontak erat melakukan isoman dengan pengawasan hingga hasil swab PCR keluar.

“Kalau di daerah lain mungkin menggunakan bendera dan sebagainya, kalau Surabaya pakai stiker. Harapannya warga sekitar dapat ikut menjaga jangan sampai keluarga isoman itu keluar rumah atau jangan sampai  terjadi apa-apa, warga juga bisa beri bantuan makanan dan lainnya,” imbuhnya.

Berdasarkan pantauan situs Surabaya Tanggap Covid-19, di Surabaya hingga 18 Februari  2021 tercatat sudah ada 20.883 kasus atau terdapat penambahan kasus baru sebanyak 51 orang dibandingkan 17 Februari.

Dari total kasus tersebut, 19.324 orang telah sembuh atau bertambah 54 orang, dan sebanyak 1.314 orang telah meninggal dunia, serta 246 orang sedang dirawat di rumah sakit maupun isolasi mandiri.

Dari data tersebut diketahui tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Surabaya mencapai 92,53 persen, sedangkan tingkat kematian sebesar 6,29 persen. Kondisi tersebut juga menjadikan Surabaya masih dalam kondisi zona orange atau risiko sedang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surabaya Covid-19
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top