Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Temuan Positif Covid-19 Pelaju di Madura dan Surabaya Bertambah

Kota Surabaya berharap Tim Satgas Covid-19 Bangkalan juga menerapkan hal yang sama seperti di Surabaya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 08 Juni 2021  |  15:05 WIB
Petugas kesehatan melakukan tes Antigen untuk warga saat turun kapal feri dari Sumenep di Pelabuhan Jangkar, Situbondo, Jawa Timur, Senin (7/6/2021). Petugas gabungan melakukan tes Antigen untuk warga Pulau Madura yang akan masuk Pulau Jawa menyusul terjadinya lonjakan kasus di Madura dan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. - Antara/Seno.
Petugas kesehatan melakukan tes Antigen untuk warga saat turun kapal feri dari Sumenep di Pelabuhan Jangkar, Situbondo, Jawa Timur, Senin (7/6/2021). Petugas gabungan melakukan tes Antigen untuk warga Pulau Madura yang akan masuk Pulau Jawa menyusul terjadinya lonjakan kasus di Madura dan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. - Antara/Seno.

Bisnis.com, SURABAYA - Empat orang ditemukan positif Covid-19 saat tes usap antigen massal yang digelar Ditpolairud Polda Jawa Timur bagi penumpang kapal fery Pelabuhan Kamal Bangkalan di depan Mako Sat Polairud Polres setempat, Selasa (8/6/2021).

"Hasil giat swab antigen yang sudah dilaksanakan sebanyak 161 orang dengan hasil empat orang positif," kata Dirpolairud Polda Jatim Kombes Pol Arnapi.

Menurut Arnapi tes usap antigen bagi penumpang kapal fery di Pelabuhan Kamal menuju Ujung Perak Surabaya untuk mencegah penularan Covid-19 dari Bangkalan yang saat ini sedang mengalami lonjakan kasus.

Penumpang yang hasil usap antigennya positif, kata Arnapi, akan dibawa ke Balai Diklat Bangkalan untuk penanganan lebih lanjut, seperti dites usap PCR.

"Bagi penumpang kapal fery yang telah selesai melaksanakan tes swab antigen dinyatakan negatif selanjutnya diberi pengenal berupa setiker kecil warna kuning bertuliskan telah diperiksa Polres Bangkalan," katanya.

Dari Pamekasan dilaporkan, sebanyak tiga warga Bangkalan, Jawa Timur, dinyatakan positif Covid-19, berdasarkan hasil tes usap antigen di lokasi penyekatan di Terminal Barang, Desa Larangan Tokol Kecamatan Tlanakan, Selasa.

"Ini berdasarkan hasil rapid acak kepada para pengendara kendaraan bermotor yang masuk wilayah Kabupaten Pamekasan tadi," kata Juru bicara Satgas Covid-19 dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) Pemkab Pamekasan Budi Cahyono, Selasa siang.

Total jumlah pengendara asal luar Kabupaten Pamekasan yang masuk ke wilayah Kabupaten Pamekasan dan dites antigen sejak pagi hingga Selasa siang sebanyak 23 orang, dan dari jumlah itu tiga orang di antaranya positif Covid-19.

Penyekatan oleh Satgas Covid-19 Pemkab Pamekasan di pintu masuk menuju Kota Pamekasan ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi mewabahnya Covid-19 yang terjadi di Kabupaten Bangkalan pascalibur Lebaran 1442 Hijriah ini.

Dari Surabaya dilaporkan, Pemerintah Kota Surabaya membantah hanya mewajibkan warga Bangkalan untuk menjalani rapid test antigen saat hendak masuk ke Kota Pahlawan, Jatim, melainkan juga berlaku untuk warga lain dari Madura.

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara di Surabaya, Selasa (8/6/2021), meluruskan bahwa pernyataan Ketua Satgas Covid-19 Bangkalan bahwa Pemkot Surabaya yang hanya mewajibkan warga Bangkalan menjalani rapid test antigen saat akan masuk ke Surabaya tidak benar, melainkan hal itu berlaku buat semua warga yang datang dari Madura.

"Kami berharap Tim Satgas Covid-19 Bangkalan juga menerapkan hal yang sama seperti di Surabaya. Karena bagaimanapun tanpa adanya kolaborasi antardaerah, maka laju penyebaran Covid-19 ini tidak mungkin bisa dikendalikan," katanya.

Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya mewajibkan seluruh warga yang datang dari arah Madura masuk ke wilayah Kota Surabaya, Jawa Timur, menjalani rapid test antigen.

"Kebijakan tegas ini diambil sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 di Surabaya, pascakasus di Kabupaten Bangkalan meningkat," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di sela memimpin penyekatan di kaki Jembatan Suramadu sisi Surabaya, Selasa.

Menurut dia, pihaknya telah berkoordinasi dengan Bupati Bangkalan terkait upaya menekan laju penyebaran Covid-19.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jatim surabaya madura

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top