Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Panduan Menikah di Kediri Saat Pademi Covid-19, Ada Janji Tak Resepsi

Hanya 6 orang, 2 mempelai, wali nikah, 2 saksi dan P3NK.
Miftahul Ulum
Miftahul Ulum - Bisnis.com 29 Mei 2020  |  08:18 WIB
Seorang warga mengurus surat keterangan menikah. - Ilustrasi/Iggoy el Fitra
Seorang warga mengurus surat keterangan menikah. - Ilustrasi/Iggoy el Fitra

Bisnis.com, KEDIRI - Pemerintah Kota Kediri beserta jajaran terkait menerbitkan panduan menikah di masa pandemi Covid-19.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar dalam surat kesepakatan bersama dengan Kemenag Kota Kediri menyepakati empat syarat pengajuan pernikahan.

Pertama, calon pengantin dan atau orang tua datang ke kelurahan untuk mengurus dokumen N1.

Kedua, membuat pernyataan kepada lurah, untuk tidak mengadakan resepsi pernikahan.

Ketiga, akad nikah dianjurkan di KUA.

Keempat, dihadiri hanya 6 orang, 2 mempelai, wali nikah, 2 saksi dan petugas pembantu pencatat nikah dan kematian (P3NK).

"[Itu] untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19," demikian surat kesepakatan yang ditandatangani, Kamis (28/5/2020).

Kota Kediri memiliki luas 63,4 km, dibagi dalam tiga kecamatan, dengan penduduk sekitar 287.528 jiwa (pada 2017). Terkait perkembangan Covid-19 per 28 Mei, terdapat 44 orang terkonfirmasi positif Covid di daerah setempat, 37 orang dirawat dan 7 sembuh. Dari jumlah orang dirawat, 31 isolasi gedung dan 6 isolasi rumah sakit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jatim kediri
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top