Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Update Covid-19 Surabaya, Lebih dari 1.000 Pasien Positif Isolasi di Rumah

Pasien positif Covid-19 yang isolasi rumah 1.055 orang (56,56 persen).
Miftahul Ulum
Miftahul Ulum - Bisnis.com 29 Mei 2020  |  05:31 WIB
Data Covid-19 Kota Surabaya per Kamis (28/5/2020). - Pemprov Jatim
Data Covid-19 Kota Surabaya per Kamis (28/5/2020). - Pemprov Jatim

Bisnis.com, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur meluncurkan pusat data penyebaran virus Corona (Covid-19) di wilayah setempat yang menampilkan informasi secara lebih rinci.

Ada data perkembangan Covid-19 di 38 kab/kota di daerah setempat yang dipublikasi. Data juga cukup detail dimulai periode akhir Maret hingga saat kondisi terkini.

Bisnis mengakses situs beralamat infocovid19.jatimprov.go.id pada Kamis (28/5/2020) malam dan bisa melihat detail data kasus di Surabaya, episentrum Covid-19.

Situs menampilkan data pasien positif Covid-19 di Kota Pahlawan 2.300 orang. Sebanyak 1.899 pasien (82,57 persen) dirawat, 199 pasien (8,65 persen) sembuh dan 202 pasien meninggal (8,78 persen).

Data menunjukkan jumlah pasien meninggal lebih banyak dibandingkan pasien sembuh.

Adapun bila dirinci berdasar kategori perawatan dan isolasi, pasien positif Covid-19 yang isolasi rumah 1.055 orang (56,56 persen), isolasi gedung 54 orang (2,84 persen) dan isolasi rumah sakit 790 orang (41,6 persen).

Publikasi terbaru ini menunjukkan bahwa lebih dari setengah pasien positif Covid-19 di Surabaya menjalani isolasi di rumah.

Sementara untuk kategori pasien dalam pengawasan (PDP) data per Kamis (28/5/2020) mencatat ada 2.807 orang, 1.756 orang (62,56 persen) dirawat, 1.048 orang (37,34 persen) sehat, 3 PDP meninggal.

Bila dikelompokkan berdasarkan perawatan dan isolasi, sebanyak 650 PDP isolasi rumah dan 1.106 PDP isolasi RS.

Adapun orang dalam pemantauan (ODP) 3.642 orang, sebanyak 502 orang (13,78 persen) dipantau, 3.140 orang (86,22 persen) selesai dipantau.

Dari total ODP dipantau sebanyak 436 orang (86,85 persen) isolasi rumah dan 66 orang (13,15 persen) isolasi rumah sakit.

Sementara orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 3.060 orang dan orang dalam risiko 5.283 orang.

Merujuk definisi Kemenkes, OTG merupakan orang tanpa gejala dan memiliki risiko tertular dari orang konfirmasi Covid-19. OTG merupakan kontak erat dengan kasus kasus konfirmasi Covid-19.

Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Timur mencatat penambahan kasus baru pasien positif terinfeksi virus corona jenis baru penyebab Covid-19 pada Kamis pukul 17.00 WIB, sebanyak 159 orang.

"Secara global, total jumlah pasien terkonfirmasi positif di Jatim mencapai 4.271 orang," ujar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Kamis (28/5/2020) malam.

Kota Surabaya tetap menjadi wilayah yang paling tinggi tambahan kasus barunya, yakni 84 orang sehingga jumlah terinfeksi virus corona mencapai 2.300 orang.

Kemudian, tambahan kasus baru terbanyak lainnya yaitu Sidoarjo 35 orang, disusul Situbondo delapan orang, Sampang enam orang, Jember lima orang serta Sumenep dan Magetan yang masing-masing empat orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jatim surabaya jawa timur

Sumber : Pemprov Jatim dan Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top