Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kapolda Jatim : Kasus Veronica Koman Masih Berlanjut

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan menegaskan kasus tersangka dugaan provokasi dan hoaks konflik Asrama Mahasiswa Papua (AMP) di Surabaya, Veronica Koman masih berlanjut.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 November 2019  |  20:45 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (tengah) didampingi Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi (kiri) dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan (kanan) memberikan sambutan pada Deklarasi Bersatu Dan Damailah Indonesia di Surabaya, Jawa Timur, Senin (14/10/2019). - Antara/Didik Suhartono
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (tengah) didampingi Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi (kiri) dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan (kanan) memberikan sambutan pada Deklarasi Bersatu Dan Damailah Indonesia di Surabaya, Jawa Timur, Senin (14/10/2019). - Antara/Didik Suhartono

Bisnis.com, SURABAYA - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan menegaskan kasus tersangka dugaan provokasi dan hoaks konflik Asrama Mahasiswa Papua (AMP) di Surabaya, Veronica Koman masih berlanjut.

"Yang jelas kalau ada (Veronica) datang tetap kita yang menangani," ujarnya di Mapolda Jatim di Surabaya, Kamis (21/11/2019).

Ia mengungkapkan, kasus Veronica Koman masih terkendala dikarenakan yang bersangkutan diduga masih berada di Australia.

Polri, kata dia, berkoordinasi dengan Interpol untuk bisa membawanya kembali ke Indonesia.

"Hanya sekarang hubungan koordinasi terkait Veronica Koman ini di tingkat atas," ucapnya.

Jenderal dua bintang ini menambahkan, sebenarnya Polda Jatim sudah melakukan upaya paksa agar tersangka memenuhi panggilan penyidik, namun surat yang dilayangkan tidak pernah diindahkan.

Dengan keberadaan Veronica di luar negeri, Luki menyebut perlu adanya tangan pemerintah untuk menjembatani.

"Ini level pemerintah kita dengan pemerintah Australia. Kami sudah lakukan langkah pendekatan negara," tuturnya.

Apabila tersangka sudah kembali ke Indonesia, Luki menekankan tidak mau menunggu waktu lagi untuk memproses kasusnya, bahkan ia berjanji akan menjemput Veronica jika sudah di Jakarta.

"Kalau sudah di Jakarta, saya sendiri yang jemput," ucap jenderal polisi bintang dua tersebut menegaskan.

Ia beralasan tetap menangani kasus ini, karena semua kejadian bermula di Surabaya dan penyidik Polda Jatim lebih tahu.

"Kalau dia datang, kasusnya kami yang menangani. Karena yang paham penyidiknya di sini semuanya. TKP-nya di sini," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jawa timur polda jatim

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top