Pilkades 254 Desa di Kediri Serentak Digelar Rabu, 30 Oktober

Sebanyak 254 desa di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menyelenggarakan pemilihan kepala desa (pilkades) secara serentak yang digelar pada Rabu (30/10/2019) hari ini.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 Oktober 2019  |  08:11 WIB
Pilkades 254 Desa di Kediri Serentak Digelar Rabu, 30 Oktober
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) berdialog dengan perwakilan kepala desa saat menghadiri Silaturahmi Nasional Pemerintahan Desa se-Indonesia di Jakarta, Rabu (10/4/2019). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, KEDIRI - Sebanyak 254 desa di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menyelenggarakan pemilihan kepala desa (pilkades) secara serentak yang digelar pada Rabu (30/10/2019) hari ini.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kediri Krisna Setiawan mengemukakan pemerintah sudah memutuskan untuk menggelar pilkades serentak.

"Hari ini ada 254 desa yang menyelenggarakan pilkades serentak. Bupati juga sudah meninjau lokasi desa yang ikut pilkades untuk memastikan persiapannya," kata Krisna di Kediri, Rabu.

Polres Kota Kediri menurunkan 400 petugas gabungan dari TNI dan polisi untuk mengamankan pilkades. Mereka akan mengamankan pilkades di 51 desa Kabupaten Kediri yang berada di wilayah hukum Polresta Kediri.

"Ada 400 personel, dimana 360 dari polisi dan sisanya anggota TNI. Mereka diterjunkan di 51 desa di lima kecamatan wilayah Polresta Kediri," kata Kepala Polresta Kediri AKBP Miko Indrayana.

Ia mengatakan, anggota tersebut akan bertugas di TPS tempat warga memberikan hak suaranya. Sesuai dengan rencana, untuk pengamanan akan dilakukan hingga Kamis, guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Selain itu, pihaknya juga sudah membentuk tim antijudi. Mereka juga ikut mengawasi pelaksanaan pilkades agar berlangsung dengan lancar dan tertib. Anggota ada yang mengenakan seragam serta tidak, agar pengawasan lebih optimal.

Di wilayah hukum Polresta Kediri, lanjut dia, hingga kini masih aman dan kondusif. Pihaknya membagi menjadi daerah rawan, sangat rawan dan aman. Namun, hingga kini masih termasuk aman semua.

Pihaknya juga membagi menjadi dua bagian yakni yang pertama Kecamatan Mojo dan Semen, sedangkan yang kedua wilayah Kecamatan Grogol, Banyakan dan Tarokan. Pembagian ini juga memudahkan untuk pergeseran anggota. Selain itu, pihaknya juga meminta agar anggota netral ketika berjaga.

"Kami bagi Kami tekankan berkali-kali ke anggota agar netral dan jujur terhadap siapapun di lokasi kegiatan. Secar umum masih aman. Kami juga patroli demi mencegah terjadinya botoh namun hingga kini belum ditemukan (kasus botoh)," ujar dia.

Secara total, di Kabupaten Kediri terdapat 254 desa yang menyelenggarakan pilkades serentak. Untuk jadwal pelantikan kepala desa terpilih rencananya akan dilakukan pada Januari 2020.

Sedangkan, di wilayah hukum Polres Kota Kediri, ada 51 desa menyelenggarakan pilkades serentak. Untuk sisanya di wilayah hukum Polres Kediri.

Polres Kediri menerjunkan sebanyak 1.200 personel polisi. Mereka diterjunkan untuk pengamanan pilkades di 254 desa yang melibatkan sekitar 500 calon kepala desa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pilkades, jawa timur, kediri

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup