Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Investasi di Kota Batu Tembus Rp437,5 Miliar pada Triwulan I/2024

Nilai investasi di Kota Batu menembus Rp437,5 miliar pada triwulan I/2024.
Pengunjung terlihat di depan museum satwa di kota Batu, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. /Bisnis-Paulus Tandi Bone.
Pengunjung terlihat di depan museum satwa di kota Batu, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. /Bisnis-Paulus Tandi Bone.

Bisnis.com, BATU — Nilai investasi di Kota Batu menembus Rp437,5 miliar pada triwulan I/2024.

Pj Wali Kota Batu, Aris Agung Paewai, mengatakan nilai investasi sebesar itu berarti 52% dari target selama 2024 sebesar Rp840 miliar.

"Saya bangga atas capaian tersebut. Pertumbuhan investasi ini diprediksi akan berdampak langsung dalam perekonomian daerah," katanya, Kamis (25/4/2024).

Adapun dampak yang dimaksud utamanya dalam menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan dan daya beli masyarakat, perputaran ekonomi yang merata serta meningkatkan produk domestik bruto (PDB) daerah.

"Tentu kita sangat bangga dengan capaian ini. Peningkatan angka investasi ini tentu berdampak kepada terciptanya lapangan kerja, peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat, perputaran ekonomi dan PDB daerah," jelasnya.

Dia berharap, angka investasi di Batu akan terus meningkat, baik penanaman modal dalam negeri maupun asing. Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kota Batu dalam hal ini seperti memberikan kemudahan investasi di sektor yang mendukung pembangunan Kota Batu. 

Kemudahan terutama diberikan ke investasi di sektor pariwisata, pertanian dan UMKM. Investasi di sektor tersebut akan terus didorong karena  sesuai dengan visi dan misi pembangunan daerah.

Dia menilai, capaian ini menjadi bukti bahwa Kota Batu mampu menarik minat investor untuk menanamkan modal mereka. Hal itu juga menunjukkan beberapa sektor ekonomi, yakni pariwisata, perhotelan, pertanian,dan UMKM tumbuh pesat.

“Potensi Kota Batu memang cukup luar biasa untuk mengundang daya tarik investor seperti pariwisata, pertanian, dan UMKM,” ungkapnya.

Namun, dia mengingatkan, agar banyaknya investasi investasi ini dibarengi dengan tata kota yang berbasis pada lingkungan. ”Jangan sampai investasi masuk nanti malah merusak lingkungan dan berdampak pada bencana sosial dan bencana alam,” ujarnya.

Dia meminta, sebelum investor merealisasikan investasi, maka mereka harus memastikan semua ijin diselesaikan terlebih dahulu. Investor juga diminta mengutamakan warga sekitar sebagai pekerja. Dengan begitu, investasi yang ada akan terhindar dari risiko dan bermanfaat bagi warga dan menjaga lingkungan.

Data dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Batu yang dilaporkan kepada Pj Wali Kota Batu, capaian angka investasi pada Triwulan I Tahun 2024 sudah mencapai Rp437,5 miliar. Capaian ini mengalami kenaikan 28,9% jika dibandingkan dengan triwulan/2023 yang mencapai Rp339,4 miliar.

Dari investasi sebesar itu, bersumber dari penanaman modal dalam negeri sebesar Rp402,3 miliar atau sebanyak 91,9% dan penanaman modal asing sebesar Rp35,2 miliar atau 8,1%.

Penanaman modal dalam negeri tertinggi diperoleh dari sektor pariwisata sebesar Rp199 miliar atau sebanyak 49,4%, sektor konstruksi sebesar Rp70,3 miliar atau 17,4% dan dari sektor kesehatan Rp10,5 miliar atau 2,6%.

Penanaman modal asing tertinggi dari sektor kesehatan sebesar Rp24,3 miliar atau 68% dan sektor pariwisata Rp10,9 miliar atau sebesar 3%. (K24)


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Choirul Anam
Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper