Pemkab Malang Buka Wisata Kampung Durian

Kampoeng Durian yang berada di Dusun Kasin, Desa Jombok, Kacamatan Ngantang, diharapkan mampu membuka potensi sektor pariwisata.
Sejumlah pengunjung memilih buah durian. Ilustrasi./JIBI-Abdullah Azzam
Sejumlah pengunjung memilih buah durian. Ilustrasi./JIBI-Abdullah Azzam

Bisnis.com, MALANG - Pemerintah Kabupaten Malang, Jawa Timur, meluncurkan Kampoeng Durian yang berada di Dusun Kasin, Desa Jombok, Kacamatan Ngantang, yang diharapkan mampu membuka potensi sektor pariwisata di wilayah tersebut.

Bupati Malang M Sanusi di Ngantang, Kabupaten Malang, Sabtu (3/2/2024), mengatakan bahwa keberadaan Kampoeng Durian tersebut memiliki potensi untuk meningkatkan sektor pariwisata dengan menghadirkan pengalaman unik bagi para wisatawan.

"Keberadaan Kampoeng Durian juga memiliki peluang yang besar terhadap perkembangan sektor pariwisata. Berkolaborasi dengan keindahan alam, keaslian budaya lokal, serta pengalaman unik yang ditawarkan dari destinasi ini, menjadi daya tarik bagi para wisatawan," kata Sanusi.

Sanusi menjelaskan, keberadaan destinasi Kampoeng Durian tersebut dapat menjadi salah satu penggerak roda perekonomian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar dengan memperkenalkan potensi masing-masing wilayah.

Menurutnya, Kampoeng Durian merupakan potensi yang luar biasa yang dimiliki oleh masyarakat di Dusun Kasin, Desa Jombok. Dengan komoditas buah durian sebagai daya pikat, memiliki nilai tersendiri bagi para pecinta buah beraroma kuat tersebut.

"Komoditas durian yang dikenal sebagai produk unggulan, tentu memiliki daya tarik tersendiri bagi para pencintanya," katanya.

Ia menambahkan, komoditas durian tersebut, bukan hanya memiliki potensi dari sisi rasa saja, akan tetapi juga bernilai ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

"Melalui kegiatan ini, kami berupaya untuk mengangkat potensi lokal, memberdayakan masyarakat serta meningkatkan taraf hidup bersama," katanya.

Pada sektor agrobisnis dan ekowisata, Sanusi mendorong pengelola dapat mengembangkan keberadaan destinasi ini sebagai kawasan edukatif. Para pengunjung tidak hanya diajak untuk menikmati komoditas buah durian tersebut, namun juga pengenalan proses budidaya.

Pengenalan proses budi daya itu, harus dikemas melalui berbagai aktivitas tur ke areal perkebunan, sehingga bisa memunculkan pengalaman baru bagi para pengunjung atau wisatawan.

"Dukungan dari masyarakat, para petani dan seluruh pihak yang terkait, menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan Kabupaten Malang yang makmur," katanya.

Pemerintah Kabupaten Malang berharap, keberadaan Kampoeng Durian tersebut bisa menjadi destinasi wisata yang ikonik dan ramai dikunjungi wisatawan, baik wisatawan lokal, nasional, hingga pasar yang lebih luar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Redaksi
Editor : Miftahul Ulum
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper