SGN Mulai Giling Tebu 2023, Produksi Gula Ditarget 1 Juta Ton

Sinergi Gula Nusantara (SGN) atau SugarCo mulai melakukan prosesi giling tebu di 10 pabrik gula (PG) yang dikelolanya.
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Bisnis.com, SURABAYA - PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) atau SugarCo mulai melakukan prosesi giling tebu di 10 pabrik gula (PG) yang dikelolanya untuk menyuplai kebutuhan gula nasional tahun ini.

Adapun 10 PG di Pulau Jawa yang telah memulai menggiling tebu tersebut di antaranya PG Semboro, PG Djatiroto, PG Glenmore, PG Assembagoes, PG Pradjekan, PG Gempolkrep, PG Kremboong, PG Ngadirejo, PG Pesantren Baru, serta PG Pagottan.

Direktur Utama SGN, Aris Toharisman mengatakan secara total SGN yang mengoperasikan seluruh PG yang sebelumnya milik PTPN Group ditargetkan bisa memproduksi gula sebanyak 1 juta ton tahun ini.

“Target produksi gula itu meningkat dibandingkan capaian giling PG PTPN Group tahun lalu yang hanya mencapai 850.000 ton,” katanya, Jumat (26/5/2023).

Dia mengatakan dalam melaksanakan proses giling tebu ini, SGN menerapkan sistem service dan operasional excellent sehingga hubungan kemitraan antara pabrik gula dan petani tebu berlangsung harmonis.

"Kita akan perbesar posisi sistem bagi hasil, sebab esensi dari kemitraan pabrik gula dengan petani itu ada di sistem bagi hasil. Kami memberikan apresiasi berdasarkan kualitas tebu yang masuk, jadi kalau tebunya berkualitas baik randemennya tinggi, tentu bagian petani juga akan lebih tinggi,” jelasnya.

Menurutnya, cara tersebut diyakini akan semakin mendorong petani untuk terus meningkatkan kualitas tebu agar menghasilkan kadar gula yang tinggi, dengan harapan bisa meningkatkan kesejahteraan petani tebu.

“Mudah-mudahan dengan kondisi iklim yang lebih baik, kemudian dukungan mitra petani tebu bisa mewujudkan target dalam rangka mendukung target produksi gula nasional 2,7 juta ton,” imbuh Aris.

General Manager PG Semboro-Jember, Noor Drajad menambahkan, PG Semboro sendiri tahun ini menargetkan produksi tebu bisa mencapai 8 kuintal tebu dan produksi gula mencapai 56.000 ton.

“Target tahun ini meningkat dibandingkan kinerja tahun lalu yang mana produksi tebunya mencapai 7,7 kuintal,” imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Peni Widarti
Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper