Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pemkot Surabaya Jaring Investor Proyek Kawasan Eks THR & TRS

Pembangunan kawasan eks THR - TRS seluas 5,2 ha tersebut ada 2 opsi skema yang bisa dilakukan yakni kerja sama investor melalui lelang atau kerja sama sewa.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 24 Januari 2023  |  19:17 WIB
Pemkot Surabaya Jaring Investor Proyek Kawasan Eks THR & TRS
Ilustrasi lelang. - Freepik
Bagikan

Bisnis.com, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya tengah menjaring investor untuk rencana pembangunan kembali komplek eks Taman Hiburan Rakyat (THR) dan Taman Remaja Surabaya (TRS) Jalan Kusuma Bangsa.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan Pemkot Surabaya ingin menjadikan kawasan eks THR - TRS ini menjadi satu destinasi wisata yang murah bagi warga Surabaya maupun wisatawan.

“Insyaallah mulai tahun ini kita kerjakan. Kita sudah mulai mendapat pendampingan dari kejaksaan tinggi, dan mulai bulan depan pemilihan investornya,” katanya, Selasa (24/1/2023).

Dia mengatakan dalam pembangunan kawasan eks THR - TRS seluas 5,2 ha tersebut akan ada 2 opsi skema yang bisa dilakukan yakni dengan skema kerja sama investor melalui lelang atau melalui kerja sama sewa.

“Jika sewa, skema kerja sama tidak perlu melalui lelang, tetap jika menggunakan lelang maka dilakukan melalui skema BOT (Build, Operate and Transfer) atau BTO (Build, Transfer, Operate),” jelasnya.

Adapun rencananya kawasan eks THR - TRS ini akan didesain dengan konsep banyak tersedia ruang terbuka untuk keluarga, termasuk tidak meninggalkan keberadaan panggung kesenian tradisional yang dulu pernah ada.

“Saya ingin ada panggung menampilkan seni ketoprak, seni ludruk, karena saya tidak ingin warga Surabaya lupa dengan ludruk, ketoprak dan Srimulat yang dulu mengangkat nama besar Surabaya. Soal harga tiket, saya ingin wisata murah, mungkin paling mahal Rp25.000,” imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jatim
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top