Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Sapi Jatim Terjangkit LSD, Kab. Malang Pacu Penyuntikan

Pemberian vaksin LSD bersamaan dengan pemberian vaksin PMK pada sapi perah.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 20 Januari 2023  |  05:59 WIB
Sapi Jatim Terjangkit LSD, Kab. Malang Pacu Penyuntikan
Petugas menyuntikkan vaksin untuk pencegahan penyakit mulut dan kuku (PMK). - Bisnis/Rachman
Bagikan

Bisnis.com, MALANG — Peternak dan dokter hewan serta tenaga penyuluh dari Dinas Peternakan Kab. Malang belum mendapati adanya kasus sapi terjangkit penyakit lumpy skin disease (LSD).

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kab. Malang, Eko Wahyu Widodo, mengatakan belum terdeteksinya sapi yang terjangkit penyakit LSD kemungkinan disebabkan karena program vaksinasi LSD sudah dilakukan oleh KUD-KUD untuk sapi perah. Mereka mendapatkan pasokan vaksin dari Pemprov Jatim.

“Sampai saat ini, sudah dipasok 37.440 dosis vaksin LSD dan sudah disuntikkan lewat KUD,” katanya, di Malang, Kamis (19/1/2023).

Di KUD-KUD, kata dia, pemberian vaksin LSD bersamaan dengan pemberian vaksin PMK pada sapi perah. Di Kab. Malang, populasi sapi perah sekitar 87.000 ekor, sedangkan total populasi sapi mencapai sekitar 300.000 ekor.

Total pemberian vaksin PMK, sudah mencapai sekitar 80 persen, sedang untuk sapi perah sudah hampir 100 persen dengan vaksin dosis ke-4.

Namun, dia menegaskan, masalah penyakit LSD pada sapi perlu diantisipasi. Karena itulah, dia memerintahkan dokter hewan dan penyuluh ternak Dinas Peternakan untuk turun ke lapangan, mengecek apakah ada sapi yang terjangkit LSD.

Antisipasi itu penting agar jika ditemukan segera dicari penanganannya dan penyakitnya tidak menyebar ke sesama sapi.

Pendataan juga penting untuk vaksinasi PMK. Intinya jangan sampai PMK sampai menyebar ke hewan berkuku genap lainnya, seperti kambing

Dia mendengar informasi, di beberapa daerah lain, PMK sudah menyerang hewan berkuku genap selain sapi.

Dengan pendataan yang benar, kata dia, maka penanganan kasus LSD, jika ada, maupun PMK bisa lebih tepat sasaran. “Tapi saya harap tidak terjadi. Intinya, di Kab. Malang diharapkan tidak ada kasus sapi terjangkit penyakit LSD, begitu juga hewan berkuku genap lainnya tidak terserang PMK,” ucapnya.

Informasi yang dia himpun menyebut LSD sudah terdeteksi di wilayah Kabupaten Blitar, Sidoarjo, dan Gresik, Jatim. (K24)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sapi Penyakit Sapi Ngorok malang jatim
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top