Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ekspor Kopi Jatim Hingga Oktober Capai US$186,2 Juta

Besarnya potensi komoditas kopi untuk memasok kebutuhan dalam negeri maupun ekspor ini perlu lebih dioptimalkan baik dari hulu sampai hilirnya.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 24 November 2022  |  18:45 WIB
Ekspor Kopi Jatim Hingga Oktober Capai US$186,2 Juta
Biji kopi Robusta. - Bloomberg/Dimas Ardian
Bagikan

Bisnis.com, SURABAYA — Kinerja ekspor kopi dari Jawa Timur hingga Oktober 2022 berhasil mencapai 81.495.107 kg atau dengan nilai ekspor mencapai US$186,22 juta.

Sekretaris Gabungan Eksportir Kopi Indonesia (Gaeki) Jatim, Ichwan Nursidik mengatakan kinerja ekspor kopi Jatim dalam beberapa bulan terkahir ini cukup fluktuatif.

“Pada Oktober saja, ekspor kopi total mencapai sebanyak 9.476.838 kg atau US$22,1 juta. Jumlah ini turun dibandingkan September yang tembus 11.335.027 kg atau US$26,4 juta, begitu juga pada Agustus ekspor mencapai 9.976.418 kg atau US$20,5 juta,” jelasnya kepada Bisnis, Kamis (24/11/2022).

Adapun secara rinci kinerja ekspor kopi Jatim selama Januari - Oktober 2022 untuk jenis kopi Arabika tercatat mencapai 2.9777.706 kg atau setara nilai  US$17,32 juta. Sedangkan jenis Robusta tercatat mencapai 54.240.527 kg atau setara US$115,8 juta, dan untuk kopi olahan tercatat mencapai 24.267.874 kg atau US$53 juta.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia - Jatim, Budi Hanoto mengatakan tren ekspor kopi wilayah Jawa pada kuartal III/2022 sendiri mengalami pertumbuhan hingga 29,1 persen jika dibandingkan periode sama tahun lalu.

“Pertumbuhan ekspor tersebut cenderung stabil bila dibandingkan kuartal II/2022 yang juga tumbuh 29,1 persen,” katanya.

Dia mengatakan pertumbuhan ekspor kopi Jawa ini ditopang oleh peningkatan ekspor kopi dari Jatim, DKI Jakarta dan Banten. Ekspor kopi dari Jatim sendiri berkontribusi sebesar 84,91 persen dari total ekspor kopi Pulau Jawa.

“Besarnya kontribusi ekspor kopi Jatim ini juga seiring dengan sebaran produksi kopi Jawa. Data Dirjen Pekebunan pada 2021 mencatat, produksi kopi Jatim mencapai 48.675 ton, sedangkan daerah lain di Jawa seperti Jabar 22.814 ton, Jateng 25.136 ton, dan Banten 2.156 ton,” jelasnya.

Menurut Budi, besarnya potensi komoditas kopi untuk memasok kebutuhan dalam negeri maupun ekspor ini perlu lebih dioptimalkan baik dari hulu sampai hilirnya sebab kopi bisa menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di masa yang akan datang dengan berbagai tantangan.

“Salah satu tantangan dalam pengembangan komoditas ini salah masalah permodalan bagi petani dan pengolah kopi skala kecil. Selain itu, kualitas biji kopi juga masih tergolong rendah, rantai pasokan kopi masih cenderung panjang, pemasaran biji kopi yang masih terbatas, dan kurangnya akses ekspor kopi bagi petani kopi skala kecil,” ujarnya.

Budi menambahkan, BI Jatim sendiri memiliki sejumlah program yang sangat mendukung pengembangan komoditas kopi ini, salah satunya melalui ajang Java Coffee Culture (JCC) yang akan digelar di Tunjungan Plaza Surabaya pada 26 - 27 November 2022.

Terpisah, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang tengah melakukan kunjungan bisnis ke Mesir pada 23 November 2022 telah mengantongi kontrak ekspor kopi dan kertas Jatim dengan nilai US$11 juta atau setara Rp172,6 miliar.

“Kita melakukan business meeting dengan pelaku usaha dari Mesir yang difasilitasi oleh KBRI. Alhamdulillah kita tadi melakukan penandatanganan MoU berupa kontrak ekspor komoditas kopi dan kertas dari Jatim ke Mesir,” ujarnya dalam rilis, Kamis (24/11/2022).

Secara rinci, kontrak ekspor untuk komoditas kopi senilai US$1 juta antara indusri kopi Jatim dengan pengusaha Mesir, Vakacis Coffee, dan kontrak ekspor kopi Jatim bernilai US$5 juta antara industri kopi Jatim dengan pengusaha Mesir Haggag for Impor. Terkahir, kontrak ekspor kertas bernilai US$5 juta antara industri Jatim dengan pengusaha Mesir Kamal Said and Sons. 

"Seluruh kontraknya tersebut untuk 2023 baik untuk kertas, maupun kopi. Ini membawa kabar baik bagi kita karena akan semakin menggairahkan ekspor Jatim,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kopi Jelajah Kopi jatim
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top