Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kegiatan Usaha di Malang Terakselerasi pada Kuartal IV/2021

Akselerasi kegiatan usaha didorong berlanjutnya program pemulihan ekonomi, termasuk kembali bergeliatnya sektor ekonomi produktif, seperti sektor industri, PHR dan pusat perbelanjaan.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 13 Januari 2022  |  09:27 WIB
Tugu ikon Kota Malang.
Tugu ikon Kota Malang.

Bisnis.com, MALANG — Kegiatan usaha di wilayah kerja Bank Indonesia Malang terakselerasi pada kuartal IV/2021 dibandingkan kuartal III/2021 mengacu Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) lembaga tersebut.

Kepala Perwakilan BI Malang, Azka Subhan Aminurridho, mengatakan hasil SKDU Bank Indonesia Malang mengindikasikan kinerja kegiatan usaha yang terakselerasi dibandingkan triwulan sebelumnya.

“Hal tersebut tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) kegiatan usaha pada triwulan IV/2021 sebesar 21,58 persen, membaik dari -6,25 persen pada triwulan III/2021,” katanya, Rabu (12/1/2022).

Peningkatan tersebut, kata dia, didorong oleh kinerja sejumlah sektor yang sudah tercatat positif antara lain sektor perdagangan besar dan eceran (SBT 8,26 persen), konstruksi (SBT 6,04 persen), serta penyediaan akomodasi dan makan minum (SBT 4,75 persen).

Akselerasi kegiatan usaha, Azka menegaskan, didorong oleh berlanjutnya program pemulihan ekonomi, termasuk kembali bergeliatnya sektor ekonomi produktif, seperti sektor industri, PHR dan pusat perbelanjaan seiring dengan tidak diberlakukannya peningkatan PPKM Level selama periode Nataru.

Penanganan Covid-19 yang semakin membaik mengantarkan kota/kabupaten di wilayah kerja BI Malang masuk PPKM Level 1 berdasar keputusan Kemendagri.

Insentif berupa pengurangan PPnBM kendaraan baru mendorong peningkatan kinerja perdagangan khususnya pada industri otomotif.

Perbaikan penjualan mobil terutama disebabkan oleh dampak relaksasi PPnBM sejak Maret 2021 dan juga adanya base effect dari kontraksi penjualan mobil di awal pandemi pada tahun sebelumnya.

Kinerja konsumsi membaik seiring dengan relaksasi PPKM darurat dan berbasis level sehingga aktivitas industri kembali membaik serta program pemulihan perekonomian bidang perdagangan seperti penguatan desain produk, fasilitas standarisasi produk, program Pasar Murah Online (PAMOR), program misi dagang online.

Kinerja sektor konstruksi tercatat positif karena dapat tetap beroperasi 100 persen meskipun dengan kapasitas yang terbatas. Selain itu, realisasi belanja modal serta pembangunan proyek berdasarkan Perpres 80/2019 telah memasuki tahap konstruksi. Pemberlakuan pengurangan PPh Jasa Konstruksi sejak Maret 2021 juga turut mendorong kinerja sektor konstruksi.

“Optimisme kegiatan usaha juga direspons oleh sektor penyediaan akomodasi dan makan minum membaik sering dengan periode Natal dan Tahun Baru. Peningkatan mobilitas yang terjadi sepanjang triwulan IV 2021 mendorong peningkatan kinerja perhotelan maupun usaha makan minum,” ucapnya.

Hasil survei juga mengindikasikan bahwa kondisi keuangan dunia usaha terus membaik berdasarkan likuiditas dan rentabilitas, maupun akses terhadap kredit perbankan.

Responden memprakirakan optimisme kegiatan usaha akan tetap tumbuh positif pada triwulan I-2022 yang tercermin dari SBT prakiraan kegiatan usaha sebesar 29,38 persen.

Disisi lain, kesigapan pemerintah daerah dalam menghadapi ancaman dan isu peningkatan gelombang Covid-19 varian Omicron menjadi kunci akselerasi pemulihan dan memelihara optimisme geliat dunia usaha.

Publikasi informasi BI terhadap dana Pemda yang masih “parkir” di perbankan setiap bulannya, dia menilai, dapat menjadi early warning penyerapan anggaran sehingga APBD memiliki kekuatan yang lebih dalam menggerakkan dunia usaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah (K24)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pertumbuhan Ekonomi jatim malang
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top