Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RSUD Bangil Berikan 1.056 Kantong Plasma Konvalesen

Jumlah ASN Pemkab Pasuruan maupun masyarakat umum yang mendonorkan plasmanya terus meningkat, meski saat ini kasus Covid-19 di Kabupaten Pasuruan sangat rendah.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 22 September 2021  |  12:52 WIB
RSUD Bangil Berikan 1.056 Kantong Plasma Konvalesen
Ketua PMI Pusat, Jusuf Kalla, bersama Menko PMK RI, Muhadjir Effendy menyerahkan kepada Direktur RSUD Bangil, dr Arma Roosalina, di gedung Heritage Kemenko PMK Jakarta, Selasa (21/9/2021) atas banyaknya pemberian plasma konvalesen bagi pasien Covid. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, PASURUAN — RSUD Bangil, Kab. Pasuruan, telah memberikan 1.056 kantong plasma konvalesen pada pasien Covid selama masa pandemi.

Direktur RSUD Bangil, dr Arma Roosalina, mengatakan banyaknya kantong-kantong plasma yang sudah dipakai untuk pasien Covid-19 tak luput dari instruksi Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf yang mewajibkan seluruh ASN Penyintas Covid-19 agar bersedia menjadi pendonor plasma konvalesen.

"Kami berterima kasih karena para penyintas Covid-19 yang dari ASN Pemkab Pasuruan juga bersedia mendonorkan plasmanya. Dampaknya tersedianya plasma konvalesen luar biasa bagi pasien yang berjuang melawan Covid-19 dengan gejala sedang sampai berat," katanya, Selasa (21/9/2021).

Ketua PMI Kabupaten Pasuruan, Agus Sutiadji, mengatakan jumlah ASN Pemkab Pasuruan maupun masyarakat umum yang mendonorkan plasmanya terus meningkat, meski saat ini kasus Covid-19 di Kabupaten Pasuruan sangat rendah.

"Per-hari ini [Selasa (21/9/2021], stok kantong plasma konvalesen di Unit Transfusi Darah PMI Kabupaten Pasuruan sebanyak 74 kantong. Jumlah pasien yang terlayani sangat banyak, ini berkat kebijakan Bupati Pasuruan yang menginstruksikan ASN penyintas Covid-19 agar segera mendonorkan plasmanya. Kami ucapkan banyak terima kasih," ungkapnya.

Tingginya penggunaan plasma konvalesen mendapatkan apresiasi dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) serta Kementrian Kesehatan dan PMI (Palang Merah Indonesia) Pusat. RSUD Bangil sebagai 1 dari 6 rumah sakit di Indonesia yang menggunakan plasma konvalesen terbanyak kepada Pasien Covid-19.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menko PMK RI, Muhadjir Effendy dan Ketua PMI Pusat, Jusuf Kalla, kepada Direktur RSUD Bangil, dr Arma Roosalina, di gedung Heritage Kemenko PMK Jakarta, Selasa (21/9/2021).

Bupati Pasuruan M. Irsyad Yusuf menegaskan bahwa penghargaan yang diberikan Pemerintah Pusat untuk RSUD Bangil dianggapnya sebagai bonus. Hal terpenting dari penanganan Covid-19 adalah bagaimana menyelamatkan nyawa warga Kabupaten Pasuruan dengan ikhtiyar yang terus dilakukan.

Salah satunya dengan mewajibkan seluruh ASN Pemkab Pasuruan yang sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19, agar langsung mendonorkan plasmanya. Terlebih, pemda juga telah mengambil kebijakan dengan membeli 1 unit mesin apheresis plasma konvalesen.

"Mesin apheresis atau alat khusus untuk donor plasma konvalesen ini memang dibutuhkan sehingga langsung kami anggarkan Rp1,4 miliar untuk dihibahkan ke PMI Kabupaten Pasuruan. Dampaknya sangat bagus, karena tak perlu jauh-jauh ke Sidoarjo lagi untuk menjadi pendonor plasma, tapi cukup datang ke PMI Kabupaten Pasuruan di Raci," tegasnya.

Dia meminta RSUD Bangil untuk tetap konsisten dalam membantu setiap warga yang terpapar Covid-19 dan membutuhkan penanganan.

Selain itu, ia juga menghimbau warga Kabupaten Pasuruan agar tetap menjalankan protokol kesehatan dengan baik.Sebab, pandemi belum selesai hingga kini.

"Perang kita masih belum selesai. Jadi yang namanya memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas sudah jadi kebiasaan baru yang tak boleh kita tinggalkan demi keselamatan kita bersama," ucapnya. (K24)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pasuruan jatim
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top