Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sampai Maret, Restrukturisasi Kredit Bank Jatim (BJTM) Sentuh Rp1,82 Triliun

Partisipasi perseroan dalam mendukung program restrukturisasi kredit merupakan bagian dari upaya memulihkan kondisi ekonomi yang sempat terkontraksi cukup dalam.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 15 April 2021  |  13:38 WIB
Busrul Iman, Direktur Utama Bank Jatim saat memberikan penjelasan dalam konferensi pers Kamis (22/10/2020). - Bisnis/Peni Widarti
Busrul Iman, Direktur Utama Bank Jatim saat memberikan penjelasan dalam konferensi pers Kamis (22/10/2020). - Bisnis/Peni Widarti

Bisnis.com, SURABAYA - PT Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (Bank Jatim) hingga Maret 2021 telah melaksanakan program restrukturisasi kredit senilai Rp1,82 triliun untuk meringankan beban nasabah yang terdampak pandemi Covid-19.

Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman mengatakan partisipasi perseroan dalam mendukung program restrukturisasi kredit yang dicanangkan pemerintah ini merupakan bagian dari upaya memulihkan kondisi ekonomi yang sempat terkontraksi cukup dalam.

“Dari total outstanding Rp1,82 triliun ini setara dengan 4,37 persen dari total penyaluran kredit,” katanya, Kamis (15/4/2021).

Dia mengatakan jumlah tersebut pun adalah restrukturisasi kredit yang diberikan kepada sebanyak 3.297 debitur. Berbagai sektor ekonomi yang mendapatkan restrukturisasi ini di antaranya sektor usaha konstruksi, perdagangan besar dan eceran, sektor rumah tangga, sektor penyediaan akomodasi dan penyediaan makan minum, jasa kemasyarakatan sosial budaya dan hiburan, pertanian, kehutanan hingga perorangan.

Busrul menambahkan meski dalam kondisi pandemi yang berdampak pada hampir seluruh sektor usaha, tetapi ternyata kinerja penyaluran kredit Bank Jatim sepanjang 2020 tercatat tumbuh positif, yakni terealisasi mencapai Rp41,48 triliun atau tumbuh 8,16 persen dibandingkan dengan 2019.

“Kredit di sektor konsumsi menjadi penyumbang tertinggi pada tahun lalu yakni Rp24,35 triliun atau tumbuh 5,42 persen, lalu kredit komersial Rp10,33 triliun atau tumbuh 11,95 persen, dan kredit UMKM Rp6,80 triliun,” jelasnya.

Dia mengatakan kinerja positif di masa pandemi tahun lalu itu juga diikuti dengan pertumbuhan aset Rp83,62 triliun naik 9 persen, laba bersih Rp1,49 triliun atau naik 8,17 persen, dan dana pihak ketiga (DPK) Rp68,47 triliun atau naik 13,08 persen.

“Pertumbuhan dana pihak ketiga yang signifikan ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat kepada Bank Jatim meningkat,” imbuh Busrul.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank jatim bpd restrukturisasi utang Pemulihan Ekonomi Nasional
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top