Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

3 Kepala Daerah Surabaya Raya Berkomitmen Tangani Covid-19

Ada lima pokok komitmen bersama menuju tatanan normal baru dalam menghadapi masa transisi pasca Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 11 Juni 2020  |  14:28 WIB
Gubernur Jatim dan tiga kepala daerah Surabaya Raya telah menandatangani 5 pokok komitmen bersama menuju tatanan normal baru.
Gubernur Jatim dan tiga kepala daerah Surabaya Raya telah menandatangani 5 pokok komitmen bersama menuju tatanan normal baru.

Bisnis.com, SURABAYA - Tiga kepala daerah Surabaya Raya telah menandatangani 5 pokok komitmen bersama menuju tatanan normal baru dalam menghadapi masa transisi pasca Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, dan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto pada 11 Juni 2020 di Gedung Grahadi Surabaya.

Komitmen bersama itu disaksikan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol M Fadil Imran, Pangdam V Brawijaya Mayjen Widodo Iryansyah, Pangkoarmada II Laksda TNI Heru Kusmanto, dan Ketua DPRD Jatim Kusnadi.

Adapun 5 pokok komitmen bersama oleh 3 kepala daerah Surabaya Raya yakni,

1. Melaksanakan pencegahan dan penanggulangan dampak wabah Covid-19 dengan mengerahkan ketersediaan sumber daya personel, materiil, prosedur dan anggaran yang dimiliki.

2. Melaksanakan pemenuhan dan penegakan disiplin protokol kesehatan berkaitan dengan pencegahan Covid-19.

3. Melaksanakan tes, tracing, intervensi dan treatment penanggulangan Covid-19.

4. Melakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran atas ketentuan peraturan perundang-undangan dalam pencegahan dan penanggulangan Covid-19 sesuai dengan kewenangan masing-masing.

5. Saling bekerja sama, berkoordinasi dan bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait pencegahan dan penanggulangan Covid-19.

Gubernur Jatim Khofifah komitmen ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam memerangi penyebaran Covid-19 meski sudah tidak menjalankan PSBB dengan tingkat kasus yang juga masih tinggi.

"Nantinya Perbup/Perwali akan menjadi referensi bagi tatanan normal yang baru dengan berbagai protokol. Karena ini adalah bagian komitmen bersama untuk memperbaiki sistem pelayanan kita bersama,” ujarnya.

Walik Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan Pemkot Surabaya berjanji akan menjalankan protokol-protokol kesehatan di samping menjalankan roda perekonomian warga.

"Kami sadar sepenuhnya bahwa ini tanggung jawab yang sangat berat dan tanggung jawab yang sangat besar. Kami berkomitmen baik dari pemerintahan maupun dari warga Surabaya untuk berusaha mencegah penularan Covid-19," katanya.

Bupati Gresik, Sambari Halim Rudianto menambahkan Pemkab Gresik dan juga seluruh warga Gresik juga sepakat dan komitmen terhadap apa yang telah disepakati bersama yakni mengakhiri PSBB tetapi serius menjalankan protokol kesehatan.

"Dan apa yang telah kita sepakati bersama ini bukan tanggung jawab satu per satu tetapi kebersamaan, kegotong royongan, terutama 3 penanggung jawab yang ada di kota dan penanggung jawab di kabupaten," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surabaya gresik sidoarjo
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top