Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ruas Tol Pakis-Malang Segera Beroperasi

Ruas Pakis Malang merupakan bagian dari Jalan Tol Pandaan Malang yang memiliki lima seksi sepanjang 38,48 km.
Miftahul Ulum
Miftahul Ulum - Bisnis.com 07 April 2020  |  05:48 WIB
Jalan tol ruas Pakis-Malang. - Jasamarga Pandaan Malang
Jalan tol ruas Pakis-Malang. - Jasamarga Pandaan Malang

Bisnis.com, SURABAYA - Jalan tol Pandaan-Malang segera beroperasi penuh setelah ruas tol Pakis-Malang dinyatakan lulus uji laik jalan.

Direktur Utama PT. Jasamarga Pandaan Malang (JPM) Agus Purnomo menjelaskan ruas Pakis Malang merupakan bagian dari Jalan Tol Pandaan Malang yang memiliki lima seksi sepanjang 38,48 km.

Seksi I Pandaan-Purwodadi sepanjang 15,475 km, Seksi II Purwodadi-Lawang sepanjang 8,050 km dan Seksi III Lawang-Singosari sepanjang 7,1 km. Selanjutnya Seksi IV Singosari-Pakis sepanjang 4,75 km dan Seksi V Pakis-Malang

"Sebelum pengoperasian dengan pemberlakuan tarif tol, sosialisasi satu minggu terhitung sejak 7 April 2020 pukul 06.00 WIB dan pemberlakuan tarif akan dilakukan mulai tanggal 13 April 2020 pukul 00.00 WIB," jelasnya dalam keterangan tertulis, Senin (6/4/2020).

Ruas Pakis-Malang merupakan seksi terakhir (Seksi V) dari Ruas Jalan Tol Pandaan Malang. Sebelumnya, pada 13 Mei 2019 telah dioperasikan seksi I sampai III dan pada tanggal 01 November 2019 dilanjutkan pengoperasian seksi IV pada tanggal 1 November 2019.

"Dengan rampungnya seluruh seksi maka Ruas Pandaan-Malang telah beroperasi secara penuh," kata Agus Purnomo.

Agus menambahkan jika sebelumnya untuk menuju ke tengah kota Malang melalui Gerbang Tol (GT) Pakis kemudian keluar melalui jalan arteri Ki Ageng Gribig memakan waktu sekitar 30 menit, kini dengan tersambungnya jalan tol Pandaan-Malang dari GT Pakis keluar GT Malang membutuhkan waktu hanya 10 menit.

GT Malang terletak di Kecamatan Madyopuro, menghubungkan tengah kota, Malang Selatan dan Blitar.

"Pengoperasian ini lebih lambat 2 bulan dari rencana semula yang seharusnya di akhir Januari 2020," tuturnya.

Mundurnya pengoperasian karena ditemukannya Situs Sekaran. Guna mengamankan temuan tersebut maka PT JPM meminta Badan Pelestari Cagar Budaya (BPCB) untuk meneliti lebih lanjut situs yang diduga peninggalan Kerajaan Singasari tersebut.

Dari hasil penelitian, maka dilakukan pergeseran trase jalan tol sejauh 17 m dari situs. Dengan pergeseran trase yang mendekati kali Amprong diperlukan konstruksi dinding penahan tanah berupa secant pile (barisan bore pile sepanjang 200 m.

"Perubahan disain ini memakan waktu sekitar satu setengah bulan," ucap Agus.

Beroperasi penuhnya Ruas Jalan Tol Pandaan Malang diharapkan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Malang Raya. Kehadiran ruas tol diharapkan pula bisa mempercepat perjalanan dari Surabaya menuju Malang dan sekitarnya karena perjalanan dari Surabaya ke Malang pada jam padat bisa mencapai empat hingga enam jam. Dengan melalui jalan tol ini, waktu tempuh rata-rata berkurang satu jam.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol jawa timur
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top