BPBD Jatim Gencarkan Penyemprotan Disinfektan di Rumah Ibadah

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur (Jatim) gencar melakukan penyemprotan disinfektan yang menyasar rumah-rumah ibadah di Surabaya guna mengantisipasi penyebaran Virus Corona atau Covid-19.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 18 Maret 2020  |  17:58 WIB
BPBD Jatim Gencarkan Penyemprotan Disinfektan di Rumah Ibadah
Dokter patologi klinik memeriksa sampel media pembawa virus Corona untuk penelitian di Laboratorium Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya di Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (6/2/2020). - ANTARA FOTO/Umarul Faruq

Bisnis.com, SURABAYA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur (Jatim) gencar melakukan penyemprotan disinfektan yang menyasar rumah-rumah ibadah di Surabaya guna mengantisipasi penyebaran Virus Corona atau Covid-19.

Adapun penyemprotan yang dilakukan sejak 17-18 Maret 2020 itu dilaksanakan di Masjid Al Akbar Surabaya, Gereja GPIB Immanuel di Jalan Bubutan, dan di Ponpes At Tauhid di Jalan Jagir Sidosermo serta Madrasah Aliyah Negeri Surabaya di Jalan Wonorejo Timur.

Kepala Pelaksana BPBD Jatim, Suban Wahyudiono menjelaskan dalam proses penyemprotan, BPBD Jatim melibatkan sekitar 50 orang anggota dan juga relawan serta Pramuka.

"Selain menyemprot tempat-tempat tersebut, kami juga membagikan masker ke berbagai wilayah kabupaten dan sarung tangan plastik di pasar-pasar sebanyak 10.000 sarung, sekaligus melakukan sosialisasi kepada masyarat tentang pencegahan Covid-19 ini," ujarnya, Rabu (18/3/2020).

Suban menjelaskan penyemprotan disinfektan tersebut bukan atas permintaan pihak tempat ibadah melainkan atas arahan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa agar masyarakat tetap merasa aman dan nyaman saat berada di tempat-tempat ibadah.

"Prioritas penyemprotan disinfektan ini sudah sesuai dengan lokasi yang ditentukan. Kami berharap tempat-tempat lain juga melakukan penyemprotan secara mandiri setiap waktu," imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Virus Corona, covid-19

Editor : Sutarno
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup