Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jembatan Layang Jalan Lingkar Luar Barat Surabaya Rampung Tahun Ini

Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, menargetkan pekerjaan proyek jembatan layang atau flyover senilai Rp132 miliar di Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) selesai pada 2020.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 10 Februari 2020  |  17:45 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama rombongan saat inspeksi flyover Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) di Jalan Sememi, Kota Surabaya, Senin (10/2/2020). - Ist
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama rombongan saat inspeksi flyover Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) di Jalan Sememi, Kota Surabaya, Senin (10/2/2020). - Ist

Bisnis.com, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, menargetkan pekerjaan proyek jembatan layang atau flyover senilai Rp132 miliar di Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) selesai pada 2020 atau sebelum pelaksanaan Piala Dunia U-20 pada 2021.

"Proyek JLLB ini harus selesai tahun ini. Nanti proyek JLLB ini bisa langsung ke Stadion GBT (Gelora Bung Tomo) dan juga tembus langsung ke jalan tol," kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama rombongan saat melakukan inspeksi flyover JLLB di Jalan Sememi, Senin (10/2/2020).

Menurut dia, JLLB ini bisa langsung ke Stadion GBT dan juga tembus langsung ke Jalan tol Surabaya-Gresik dan juga tembus ke kawasan Citra Land.

Wali Kota Risma menjelaskan bahwa JLLB dengan panjang sekitar 3,5 kilometer ini bukan jalan tol sehingga sepeda motor bisa lewat. Poyek tersebut menggunakan Anggaran Belanja Pendapatan Daerah (APBD) senilai Rp132 miliar.

"Itu murni dari APBD," ujar Wali Kota perempuan pertama di Surabaya ini.

Sebelumnya Kepala Dinas PU Bina Marga Kota Surabaya Erna Purnawati mengatakan akan mempercepat pembangunan proyek JLLB dan Jalur Lingkar Luar Timur (JLLT) untuk mengurai kepadatan lalu lintas pada jam-jam tertentu, khususnya di jalur utama.

"Dua proyek infrastruktur JLLT dan JLLB sama sama cepat dalam proses pengerjaan karena sebagian besar lahan yang dilalui sama sama dimiliki pengembang," katanya.

Menurut dia, JLLT akan memiliki panjang sekitar 16 km yang menghubungkan kawasan Suramadu hingga Gunung Anyar, sedangkan JLLB mempunyai panjang 18 km yang menghubungkan Lakarsantri hingga Romo Kalisari.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surabaya

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top