Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Maspion Group Sambut Konsep Omnibus Law

Maspion Group menyambut baik konsep Omnibus Law yang dibuat oleh pemerintah agar tercipta harmonisasi antara pengusaha dengan pekerja dalam sebuah perusahaan.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 02 Februari 2020  |  17:50 WIB
Dari kanan-kiri, Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Menko Polhukam Mahfud MD, Presiden Direktur Maspion Alim Markus bersama perwakilan pekerja Maspion saat kunjungan Menko Polhukam Mahfud MD dipabrik Maspion I Gedangan Sidoarjo, Sabtu (1/2 - 2020).
Dari kanan-kiri, Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Menko Polhukam Mahfud MD, Presiden Direktur Maspion Alim Markus bersama perwakilan pekerja Maspion saat kunjungan Menko Polhukam Mahfud MD dipabrik Maspion I Gedangan Sidoarjo, Sabtu (1/2 - 2020).

Bisnis.com, SURABAYA – Maspion Group menyambut baik konsep Omnibus Law yang dibuat oleh pemerintah agar tercipta harmonisasi antara pengusaha dengan pekerja dalam sebuah perusahaan.

Presiden Direktur Maspion Group, Alim Markus mengatakan soal konsep Omnibus Law yang sedang digencarkan pemerintah, pihaknya sebagai pengusaha dapat menerima lantaran menurutnya pekerja adalah mitra pengusaha.

“Kita ini pengusaha ya menerima, karena saya tidak ingin antara pengusaha dan pekerja itu ada selisih pendapat. Saya sendiri juga merasakan, kalau saya jadi pekerja itu bagaimana, jadi lapangan kerja harus diciptakan, kan negara kita 250 juta penduduk,” katanya saat menerima kunjungan Menko Polhukam Mahfud MD di pabrik Maspion I, Sabtu (1/2/2020).

Dalam kunjungan ke pabrik Maspion I, Menko Polhukam Mahfud MD memberikan wawasan tentang RUU Omnibus Law kepada ratusan pekerja di lingkungan Maspion.

"Kunjungan ke perusahaan-perusahaan ini merupakan perintahkan Bapak Presiden Joko Widodo untuk menyosialisasikan Omnibus Law di bidang cipta lapangan kerja, agar tidak disalah pahami," ujarnya.

Mahfud menegaskan bahwa Omnibus Law itu bukanlah undang-undang investasi, tapi undang-undang penciptaan lapangan kerja. Untuk itu, setiap pengembangan perusahaan nantinya berorientasi pada penciptaan lapangan kerja.

“Undang-undang itu akan mempermudah proses investasi bukan untuk negara tertentu, tetapi semua negara termasuk  Amerika, Jepang, Arab Saudi, China, termasuk investor-investor dalam negeri itu dipermudah cara-cara atau prosedur investasi," ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, hubungan antara pengusaha dan pekerja juga dipermudah guna mendapatkan hak masing-masing.

Pabrik Maspion I Gedangan Sidoarjo, Sabtu (1/2/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mahfud md maspion omnibus law
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top