Kebutuhan Mal Lifestyle Surabaya Dinilai Masih Tinggi

Pengembang properti Ciputra Group menilai kebutuhan mal lifestyle berkonsep rekreasi di Surabaya masih cukup tinggi seiring dengan perubahan gaya hidup masyarakat Surabaya.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 18 Oktober 2019  |  19:45 WIB
Kebutuhan Mal Lifestyle Surabaya Dinilai Masih Tinggi
Direktur Utama PT Win Win Realty Center (CWS) Harun Hajadi (kanan), Senior Director Ciputra Group, Sutoto Yakobus (ketiga kanan) dan GM CWS, Lingga Fransiska (ketiga kiri) saat melakukan seremoni Topping Off Extension Mall Ciputra World Surabaya, Jumat (18/10/2019) - Bisnis/Peni Widarti

Bisnis.com, SURABAYA - Pengembang properti Ciputra Group menilai kebutuhan mal lifestyle berkonsep rekreasi di Surabaya masih cukup tinggi seiring dengan perubahan gaya hidup masyarakat Surabaya.

Senior Director Ciputra Group, Sutoto Yakobus mengatakan saat ini mal tidak hanya sekedar tempat belanja tetapi juga tempat rekreasi dan hiburan bagi warga Surabaya maupun daerah lain.

"Untuk itu, proyek mal extension Ciputra World Surabaya (CWS) ini kami desain sesuai dengan kebutuhan lifestyle, ada ruang semi terbuka yang bisa dimanfaatkan tenant untuk buka outletnya sampai jam 2 pagi, dan ada taman dihiasi wadah seolah air hujan turun langsung seperti Jewel Singapura," jelasnya saat acara Topping Off CWS, Kamis (18/10/2019).

Selain itu, lanjutnya, di sisi timur mal terdapat lapangan parkir terbuka untuk 400 lot mobil. Fasilitas ini diyakini bisa menarik pengunjung mal lebih banyak, terutama pengunjung yang enggan untuk memarkir mobilnya di dalam gedung.

"Di mal tamabahan ini kami juga lebih banyak menghadirkan tenant untuk segmen kelas menengah seperti Uniclo. Sedangkan toko branded tidak ditambah, tapi tetap ada di mal lama," jelasnya.

GM CWS, Lingga Fransiska menambahkan luas CWS yang sebelumnya hanya 58.000 m2, kini total luas area mal extension CWS mencapai 90.000 m2. Dari area perluasan mal tersebut, hingga kini terisi oleh tenan sebanyak 50%.

"Para tenan yang mengisi kebanyakan bergerak di sektor food and beverage sekitar 60% dan sisanya tenan produk fesyen. Harapannya saat beroperasi pada 2020 nanti, okupansi mal bisa mencapai 85%," jelasnya.

Dia meyakini, potensi pasar mal CWS ini akan semakin besar, bukan hanya mengandal pasar dari warga Surabaya secara umum tapi juga ada pasar potensial secara langsung yakni para penghuni apartemen di kawasan superblok CWS yang jumlahnya mencapai 1.700 unit, serta ada Small Office Home Office 400 unit, dan tower office 54.000 m2.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mal, surabaya, ciputra group

Editor : Rustam Agus
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup