PLN Jatim Targetkan Penjualan Energi Listrik 39.400 GWh

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur sampai akhir tahun ini menargetkan penjualan energi listrik di Jatim bisa mencapai 39.400 GWh (Giga Watt hour) sejalan dengan upaya peningkatan rasio elektrifikasi di Jatim 98% pada 2020.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 27 Mei 2019  |  14:00 WIB
PLN Jatim Targetkan Penjualan Energi Listrik 39.400 GWh
Pekerja memasang jaringan kabel ke tower milik PLN - Antara/Jojon

Bisnis.com, SURABAYA – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur sampai akhir tahun ini menargetkan penjualan energi listrik di Jatim bisa mencapai 39.400 GWh (Giga Watt hour) sejalan dengan upaya peningkatan rasio elektrifikasi di Jatim 98% pada 2020.

GM PLN UID Jatim, Bob Saril mengatakan jumlah penjualan energi di wilayah  Jatim setiap tahun meningkat. Tercatat pada 2015 penjualan energi hanya mencapai 30.825 GWh, lalu pada 2016 menjadi 32.927 GWh, pada 2017 meningkat menjadi 34.114 GWh, dan pada 2018 menjadi 35.818 GWh.

“Pada tahun ini, sampai April 2019 ini penjualan energi listrik Jatim masih 11.969 GWh,” katanya seperti dikutip dalam rilis, Senin (27/5/2019).

Berdasarkan data PLN UID Jatim, rasio elektrifikasi Jatim pun terus mengalami peningkatan. Tercatat pada 2015 hanya 86,67%, meningkat menjadi 89,06% pada 2016, lalu menjadi 91,58% pada 2017, dan pada 2018 meningkat menjadi 94,64%. Sementara pada tahun ini hingga April tercatat sudah mencapai 96,41%.

Sedangkan berdasarkan jumlah desa, di Jatim tercatat ada 8.501 desa. Setiap tahun desa yang belum teraliri listrik pun telah menurun, yakni pada 2015 terdapat 32 desa, turun menjadi 30 desa pada 2016, dan menjadi 22 desa pada 2017, lalu  pada 2018 hingga ini masih ada 22 desa yang ada di Kepulauan Sumenep yang belum teraliri listrik.

Adapun Pemerintah Provinsi Jatim dan PLN IUD Jatim menargetkan rasio elektrifikasi di Jatim bisa mencapai 98% pada 2020. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan hingga saat ini masih ada 560.000 KK yang belum teraliri listrik dalam Rencana Umum Energi Daerah (RUED).

“Untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat dalam mendapatkan akses listrik, kami berharap tidak hanya PLN tapi juga segenap BUMN bergotong royong menyukseskan program elektrifikasi,” kata Khofifah.

Diketahui, pada akhir pekan lalu, PLN Unit Induk Distribusi Jatim bersama dengan Pemprov Jatim telah meresmikan pemberian bantuan sambungan listrik secara gratis kepada 95 KK di Bojonegoro.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
listrik, pln jatim

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup