Depo Bangunan Proyeksikan Tumbuh 15% Tahun Ini

PT Megadepo Indonesia (Depo Bangunan) tahun ini memproyeksikan pertumbuhan penjualan bisa mencapai 15% sejalan dengan ekspansi penambahan outlet di Lampung dan Jember.
Peni Widarti | 07 Januari 2019 19:07 WIB
Penandatangan MoU Depo Bangunan sebagai anchor tenant Tanrise City Jember, Senin (7/1 - 2019).

Bisnis.com, SURABAYA – PT Megadepo Indonesia (Depo Bangunan) tahun ini memproyeksikan pertumbuhan penjualan bisa mencapai 15% sejalan dengan ekspansi penambahan outlet di Lampung dan Jember.

Direktur Depo Bangunan Johnny Liyanto mengatakan perseroan optimistis pertumbuhan pasar bahan bangunan tahun ini bisa lebih baik dari tahun sebelumnya karena berkembangnya sektor properti yang hampir tersebar di seluruh daerah.

"Kami optimistis, walaupun orang bilang pasarnya sedang sepi, karena berkaca pada 2018, penjualan kami tetap tumbuh positif double digit," ujarnya seusai acara penandatangan MoU Depo Bangunan sebagai anchor tenant Tanrise City Jember, Senin (7/1/2019).

Dia mengatakan saat ini Depo sedang mengembangkan outlet baru di Lampung yang dalam tahap pembangunan dan juga di Jember tepatnya berada di area perumahan Tanrise City Jember.

"Investasi yang dibutuhkan untuk membuka outlet di Jember ini minimal sekitar Rp200 miliar. Itu hanya untuk sarana prasarana, software, komputerisasi, mobil angkutan, dan stok awal," jelasnya.

Depo Bangunan di Jember ini nantinya akan menempati lahan seluas 9.300 m2, dengan area gedung seluas 5.100 m2. Diperkirakan Depo Bangunan Jember ini akan menyerap 300 orang karyawan.

"Kami sudah melakukan studi kelayakan bahwa Jember sangat potensial pasarnya. Di sana berkembang sangat baik dan kebutuhan bahan bangunan juga banyak, sehingga menjadi kesempatan buat kami untuk menyediakan barang yang lengkap karena kami punya 97.000 item barang," jelasnya.

Johnny menambahkan, Depo Bangunan sendiri pada 2023 berencana ingin memiliki 20 outlet yang pengembangannya akan menyasar wilayah Jawa Timur dan kawasan Indonesia timur.

"Dengan bertambahnya outlet Jember dan Lampung, total Depo Bangunan kita ada 10 outlet. Khusus di Jatim sudah ada 3 outlet yakni Sidoarjo, Malang dan Jember," imbuhnya.

Ke depan, tambah Johnny, Depo Bangunan ingin mengembangkan outlet lagi di Madiun bersamaan dengan keinginan Tanrise yang akan mengembangkan properti di Madiun.

"Sekarang ini, masih studi kelayakan, bagaimana pasar bahan bangunan di Madiun," imbuhnya.

Tag : bahan bangunan, jember
Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top