Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pangsa Pasar Ekspor Tembakau Kelas Premium Diperluas

Areal budi daya tembakau ekspor di Ajong Gayasan dan Kertosari, Jember, Jawa Timur, serta Kebun Klaten, Jawa Tengah.
Pekerja memeriksa rokok yang diproduksi di pabrik di Inggris./Bloomberg-Chris Ratcliffe.
Pekerja memeriksa rokok yang diproduksi di pabrik di Inggris./Bloomberg-Chris Ratcliffe.

Bisnis.com, SURABAYA - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 4 memperluas pangsa pasar ekspor produk tembakau ke sejumlah negara Eropa dan Amerika Latin pada tahun 2024.

Region Head PTPN I Regional 4 Subagiyo dalam keterangan tertulis diterima di Surabaya, Rabu (20/3/2024), menyebut pasar baru ini akan menyerap sekitar 20 persen tembakau kualitas atas (top grade) produksi Regional 4.

"Tahun 2024 kami mendapatkan pasar tembakau baru dari Eropa dan Amerika Latin. Hal ini tentunya akan meningkatkan potensi pendapatan PTPN 1 Regional 4 pada tahun 2024," terang Subagiyo.

Ia menambahkan adanya pasar baru ini diproyeksikan akan meningkatkan pendapatan perusahaan sekitar Rp50 miliar hingga Rp60 miliar. Hal ini juga menunjukkan bahwa tembakau yang dihasilkan PTPN I Regional 4 merupakan tembakau yang berkualitas.

Untuk menghasilkan tembakau berkualitas tersebut, PTPN I Regional 4 melakukan beberapa strategi, yakni sisi on farm (budi daya) dengan penyediaan bahan dan barang kebutuhan sarana produksi akan dipercepat, ditunjang dengan kebutuhan sarana di gudang pengering.

"Selain itu, dilakukan monitoring hasil pengolahan tembakau melalui prainspeksi bersama untuk mengecek kesesuaian dengan permintaan pasar sehingga dapat meminimalisasi adanya rework dan reject oleh pembeli," jelas Subagiyo.

Saat ini, lanjut dia, komoditas tembakau milik PTPN I Regional 4 telah memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian, terutama di Kabupaten Jember yang menjadi pusat produksi dan budi daya.

Pada saat peak season, kebun tembakau Regional 4 bisa menyerap sumber daya manusia lebih kurang 20.000 orang pekerja sehingga keberhasilan kebun tembakau akan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Rencananya pada April mendatang mulai dilakukan pembibitan untuk masa tanam tembakau 2024, yang akan dilanjutkan dengan tanam perdana pada pertengahan Mei.

"Kami terus mematangkan strategi untuk pencapaian target kinerja 2024, serta terus berkoordinasi dengan pemerintah maupun masyarakat sekitar untuk bersama-sama menyukseskan kinerja tahun ini," tambah Subagiyo.

PTPN I Regional 4 menargetkan areal tanam tembakau kualitas ekspor pada musim 2024 seluas 750 hektare atau meningkat 75 hektare dibanding musim sebelumnya.

Areal budi daya tembakau ekspor itu berada di wilayah Kebun Ajong Gayasan dan Kebun Kertosari, keduanya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, serta Kebun Klaten, Jawa Tengah.

"Target produksi tembakau ekspor pada 2024 juga meningkat 13 persen dari tahun lalu menjadi 1.033 ton. Sedangkan untuk produksi natural wrapper (NW) ditargetkan 32,1 persen, yang merupakan lembaran tembakau dengan kualitas top grade," sebut Subagiyo pada kesempatan sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Redaksi
Editor : Miftahul Ulum
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper

Terpopuler