Pasang Kios Digital, Commonwealth Perbesar Nasabah Jatim

Oleh: Peni Widarti 06 September 2018 | 16:50 WIB
Pasang Kios Digital, Commonwealth Perbesar Nasabah Jatim
President Director Bank Commonwealth Lauren Sulistiawati (kanan) dan Director of Retail Banking Commonwealth Rustini Dewi (kiri) saat mempraktikan proses pendaftaran rekening baru melalui TymeDigital Kiosk di Bank Commonwealth Cabang Manyar Surabaya, Kamis (6/9/2018)/Bisnis-Peni Widarti

Bisnis.com, SURABAYA - Bank Commonwealth tengah memperbesar nasabah di wilayah Jawa Timur dengan menyiapkan layanan TymeDigital Kiosk di cabang-cabang Surabaya guna mempercepat proses pembukaan rekening baru.

Presiden Direktur Bank Commonwealth, Lauren Sulistiawati mengatakan Surabaya merupakan kota kedua prioritas setelah Jakarta yang menjadi fokus pengembangan nasabah-nasabah baru.

"Di Jawa Timur kami punya 6 cabang, yang 2 cabang di antaranya ada di Surabaya yakni Cabang Bukit Darmo Golf dan Cabang Manyar. Kedua cabang ini jadi lokasi prioritas digital dalam menjangkau nasabah," jelasnya seusai peluncuran TymeDigital Kiosk, Kamis (6/9/2018).

Dia mengatakan secara nasional saat ini Bank Commonwealth memiliki 500.000 nasabah yang tersebar di 38 cabang di 27 kota di Indonesia. Sebanyak 30% di antaranya merupakan nasabah dari Jawa Timur.

"Dari sisi jumlah nasabah kami, Surabaya juga merupakan yang terbesar kedua sehingga potensi juga besar, apalagi seperti Surabaya perkembangannya dulu tidak secepat Jakarta, tapi karena mendapat dukungan dari pemerintah, kini Surabaya berkembang cepat dalam berbagai sektor," jelasnya.

Adapun layanan TymeDigital Kiosk yang kini telah hadir di Surabaya itu memiliki berbagai fitur, antara lain pembukaan rekening end to end dalam waktu 10 menit kartu ATM dan Internet/Mobile Banking sudah aktif, dan digital based branch yang memiliki fitur self-service digital experience untuk mengakses produk dan layanan.

"Jadi nasabah sudah tidak perlu antri di teller tapi bisa dilakukan sendiri melalui e-form yang ada di dalam mesin TymeDigital dengan menyiapkan e-KTP dan NPWP saja," imbuh Lauren.

Sebelumnya, pembukaan rekening secara konvensional bisa memakan waktu 45 menit hingga 1 jam. Kehadiran sistem digital ini juga telah meningkatkan pembukaan rekening lima kali lipat.

Lauren menambahkan, hingga saat ini nasabah Commonwealth bukan hanya untuk menabung tetapi juga memanfaatkan layanan kredit ritel, kredit usaha kecil menengah (UKM) dan juga Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

"Untuk Small Medium Enterprise (SME) kita kontribusi penyalurannya paling besar sampai 45% dari berbagai sektor usaha seperti konstruksi, industri garmen dan tekstil, lalu sisanya ada kredit ritel dan juga KPR," imbuh Lauren.

Dia menambahkan, banyak sektor UKM yanh bisa dijangkau di Indonesia termasuk Jatim mengingat dari sekitar 800.000 an UKM yang mampu menembus permodalan perbankan tidak mencapai 50% nya.

"Penyaluran kredit UKM Commonwealth di Surabaya sendiri telah berkontribusi sekitar 30% dari total penyaluran," imbuhnya.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya