PERSIJA vs PERSEBAYA, Rampas Motor Warga, 2 Bonek di Bawah Umur Ditangkap

Oleh: Muhammad Ismail/JIBI 04 Juni 2018 | 08:50 WIB

Bisnis.com, SOLO—Dua orang suporter Persebaya Surabaya, Bonek yang masih di bawah umur ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Solo dalam kasus perampasan sepeda motor milik warga saat menonton pertandingan antara Persija Jakarta vs Persebaya di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Minggu (3/6).

Kedua suporter Bonek tersebut yakni DS, 17, warga Kediri, Jatim dan IAW, 16, warga Nganjuk, Jatim.

"Kami menangkap dua suporter Bonek ini saat membawa kabur sepeda motor Honda Vario warna putih berpelat nomor AA 6806 LD atas nama Siti Faiqoh di Jl. Mangun Sarkoro, Banjarsari," ujar Plh Kasat Reskrim Polresta Solo AKP Sutoyo mewakili Kapolresta Kombes Pol. Ribut Hari Wibowo saat ditemui wartawan di Mapolresta Solo, Senin (4/6/2018) dini hari.

Sutoyo mengungkapkan lokasi perampasan sepeda motor berada di sebelah utara Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta. Kedua suporter itu ditangkap di Solo pukul 22.50 WIB. Penangkapan kedua tersangka bermula dari informasi dari Polsek Sewon, Bantul telah terjadi perampasan sepeda motor milik warga di kompleks Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu malam sekitar pukul 18.00 WIB.

"Kami juga mendapatkan informasi dari medsos [media sosial] kejadian itu langsung melakukan penelusuran dengan patroli di jalur yang dilewati suporter Bonek," kata dia.

Ia menjelaskan saat kejadian Surat Nomor Kendaraan (STNK) sepeda motor disimpan di dalam jok. Penangkapan keduanya bermula saat petugas yang sedang berpatroli mencurigai suporter naik motor tidak memakai helm langsung dihentikan petugas.

"Kami langsung memintai keterangan kedua suporter itu di pinggir jalan dan mengakui motor yang dipakai merupakan hasil rampasan di Bantul," ujar Sutoyo.

Satreskrim, lanjut dia, mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Vario berserta STNK. Polresta langsung menyerahkan dua suporter Bonek dan barang bukti hasil curian pada Polres Bantul. Sementara proses hukum kasus perampasan ini ditangani Polsek Sewon.

Pertandingan Dibatalkan

Pertandingan antara Persija Jakarta melawan Persebaya Surabaya pada pekan ke-12 Liga 1 2018 yang sedianya digelar di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (3/6) batal digelar. Selanjutnya status duel klasik kedua kesebelasan perserikatan tersebut dikembalikan kepada PT Liga Indonesia Baru selaku operator liga.

Hal ini didasarkan pada hasil kesepakatan antara Persija Jakarta dan Persebaya jelang pertandingan digelar. Dalam surat yang ditanda tangani oleh kedua belah pihak, yakni Rahmad S dari Manajer tim Persija, Panpel Pertandingan Sapto Priyono, Manajer tim Persebaya Chairul Basalamah dan Match Commisioner Budi Winarko.

Dalam surat tersebut disebutkan bahwa melihat situasi dan kondisi di lapangan terkait pertandingan antara Persija melawan Persebaya di Stadion Sultan Agung, Bantul, 3 Juni 2018 tidak terlaksana sebagaimana mestinya dikarenakan keributan /bentrokan antar kedua suporter The Jak dan Bonek serta tidak adanya jaminan keamanan dari kepolisian.

"Dan hal tersebut diatas akan kita kembalikan terkait status pertandingan ke PT LIB. Demikian laporan yang saya buat berdasarkan fakta yang ada dilapangan dan untuk menjadikan periksa adanya," kata surat tersebut.

Sementara pernyataan pembatalan laga kedua kesebelasan, juga diungkapkan langsung oleh Kabid Humas Polda DIY AKBP Yulianto.

"Pertandingan (Persija vs Persebaya) batal. Kami sudah umumkan lewat pengeras suara di Stadion Sultan Agung, Bantul," katanya.

Menurut Yulianto, pembatalan dilakukan karena sebelumnya terjadi bentrok antara oknum suporter di dekat Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (3/6) siang.

Direktur Utama Persija Jakarta Gede Widiade pasca pembatalan mengatakan, pihaknya segera melakukan koordinasi dengan LIB untuk reschedule pertandingan.

" Kami segera melakukan koordinasi dengan manajemen dan Panpel terkait lokasi pertandingan," katanya.

Gede menambahkan, mengenai tempat lokasi pelaksanaan, pihaknya masih mempertimbangkan beberapa opsi. "Yang penting tempatnya memenuhi syarat digelarnya pertandingan," ungkapnya.

Sumber : Solopos

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya