Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Alokasi Pupuk Bersubsidi di Pamekasan Ditambah

Ada dua jenis pupuk bersubsidi yang bertambah, yakni Urea dan NPK.
Petani mengolah sawah./Bisnis-Paulus Tandi Bone.
Petani mengolah sawah./Bisnis-Paulus Tandi Bone.

Bisnis.com, PAMEKASAN - Pemerintah menambah alokasi pupuk bersubsidi di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur pada musim tanam 2024 ini guna memenuhi kebutuhan pupuk bagi petani setempat.

"Ada dua jenis pupuk bersubsidi yang bertambah, yakni Urea dan NPK," kata Kepala Bidang (Kabid) Produksi Pertanian pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pemkab Pamekasan Andi Ali Syahbana di Pamekasan, Jawa Timur, Minggu (14/7/2024).

Ia menuturkan, sebelumnya alokasi pupuk bersubsidi jenis Urea sebanyak 14.289 ton.

"Saat ini menjadi 24.413 ton atau bertambah sebanyak 10.124 ton," kata Andi.

Pupuk NPK bertambah sebanyak 10.812 ton, dari sebelumnya 12.309 ton menjadi23.121 ton.

"Hingga Juni 2024, serapan untuk pupuk Urea sebanyak 5.456 ton, sedangkan untuk NPK sebanyak 3.424 ton," katanya.

Dengan demikian, sambung Andi, jumlah total pupuk bersubsidi yang terserap sebanyak 8.885 ton dari total kuota sebanyak 47.534 ton.

Kabid Produksi Pertanian DKPP Pemkab Pamekasan Andi Ali Syahbana lebih lanjut menjelaskan, ada beberapa faktor yang mempengaruhi serapan pupuk kali ini rendah.

Di antaranya, karena saat kemarau seperti sekarang ini banyak petani yang tidak menanam padi dan jagung.

"Sebab alokasi pupuk bersubsidi ini hanya untuk padi dan jagung, sedangkan petani kita sekarang ini banyak yang menanam tembakau," katanya.

Sesuai ketentuan, jenis tanaman tembakau tidak bisa menggunakan pupuk bersubsidi.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Redaksi
Editor : Miftahul Ulum
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper