Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pengelolaan Terminal Peti Kemas Nilam Dialihkan ke TTL

TPK Nilam merupakan terminal petikemas yang berlokasi di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dengan Panjang dermaga 320x20 meter dan kedalaman -9 MLWS.
Ilustrasi operator terminal peti kemas./Ist
Ilustrasi operator terminal peti kemas./Ist

Bisnis.com, SURABAYA - PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) menyerahkan pengelolaan operasional dan pemeliharaan Terminal Peti Kemas (TPK) Nilam kepada PT Terminal Teluk Lamong (TTL).

Serah operasi tersebut merupakan bagian dari rencana strategis SPTP untuk mewujudkan operation Excellent. Serah terima operasi TPK Nilam kepada Terminal Teluk Lamong efektif dilakukan mulai tanggal 1 Mei 2024.

TPK Nilam merupakan terminal petikemas yang berlokasi di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dengan Panjang dermaga 320x20 meter dan kedalaman -9 MLWS.

Corporate Secretary TTL, Syaiful Anam menjelaskan serah operasi ini merupakan rencana strategis perusahaan kelanjutan dari aksi korporasi setelah penggabungan Pelindo.

Syaiful Anam juga memaparkan TTL sebagai champion yang nantinya secara bertahap akan menerima beberapa terminal peti kemas yang ada dibawah pengelolaan SPTP untuk diserah operasikan.

"Serah operasi TPK Nilam ini merupakan tahap pertama, sementara untuk terminal lainnya akan diserah operasikan secara bertahap dengan memperhatikan tingkat maturitas terminal," ujar Syaiful Anam dalam rilis, Kamis (2/5/2024).

Perusahaan menjamin serah operasi TPK Nilam kepada TTL berjalan seperti sebelumnya dan tidak akan mengganggu pelayanan kepada pengguna jasa. TTL juga telah melakukan sosialisasi kepada seluruh stakeholder terkait serah operasi ini, sehingga nantinya dapat berjalan lancar.

Dengan serah operasi TPK Nilam kepada TTL tidak hanya menjadikan TTL sebagai terminal operator, tapi juga sebagai operation consolidator dan business operator. Langkah ini diambil sebagai bagian untuk meningkatkan portofolio TTL.

Pengoperasian TPK Nilam oleh TTL ini diharapkan dapat semakin meningkatnya operational dan service excellence untuk efisiensi keseluruhan biaya logistik nasional.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Miftahul Ulum
Editor : Miftahul Ulum
Sumber : Pers rilis
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper