Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Penyerapan Uang Kartal di BI Malang Tembus Rp1,9 Triliun

Layanan penukaran uang yang disediakan di sini akan menggunakan metode scan/tap KTP, dimana 1 KTP hanya dapat melakukan 1 kali penukaran.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang, Febrina (kiri), melihat pelaksanaan Layanan Terpadu Penukaran Perbankan Serambi 2024 di Gedung Kartini, Kota Malang, Kamis (28/3/2024)./Bisnis/Choirul Anam
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang, Febrina (kiri), melihat pelaksanaan Layanan Terpadu Penukaran Perbankan Serambi 2024 di Gedung Kartini, Kota Malang, Kamis (28/3/2024)./Bisnis/Choirul Anam

Bisnis.com, MALANG — Penyerapan uang kartal pecahan kecil di wilayah kerja Bank Indonesia (BI) pada periode Ramadan-Idulfitri sudah mencapai Rp1,9 triliun, sedangkan sisanya Rp2,79 triliun dalam pecahan besar akan digenjot penyalurannya ke bank-bank untuk memenuhi kebutuhan nasabah maupun pengisian mesin-mesin anjungan tunai mandiri mereka.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang, Febrina, mengatakan SERAMBI atau Semarak Rupiah Ramadan & Berkah Idul Fitri digelar untuk memastikan pemenuhan kebutuhan uang Rupiah layak edar dalam jumlah yang cukup dan dengan pecahan yang sesuai melalui kegiatan layanan kas kepada masyarakat selama periode Ramadan-Idulfitri 2024.

“Salah satu bentuk layanan penukaran kepada masyarakat yang kami selenggarakan dalam rangkaian SERAMBI 2024 adalah Layanan Terpadu – Penukaran Bersama Perbankan kepada masyarakat,” katanya pada Layanan Terpadu Penukaran Perbankan Serambi 2024 di Gedung Kartini, Kota Malang, Kamis (28/3/2024).

Layanan Terpadu di Gedung Kartini ini, dia menegaskan, merupakan puncak layanan penukaran kepada masyarakat dalam rangkaian kegiatan SERAMBI 2024 yang bersinergi dengan 8 (delapan) Bank, yaitu BRI, Mandiri, BNI, BTN, Bank Jatim, Bank Jatim Syariah, Bank CIMB Niaga, dan Bank Muamalat dalam memberikan layanan penukaran uang kepada masyarakat, dengan target 3.000 penukar.

Layanan penukaran uang yang disediakan di sini akan menggunakan metode scan/tap KTP, dimana 1 KTP hanya dapat melakukan 1 kali penukaran.

Dengan cara ini, dia menegaskan, diharapkan manfaat layanan penukaran ini dapat dirasakan lebih merata kepada lebih banyak masyarakat penukar. Setiap penukar nantinya akan mendapatkan kuota 1 paket penukaran maksimal senilai Rp3,8 juta, mulai dari pecahan 20 ribu sampai dengan 1 ribu  masing-masing 1 pak/bendel.

Selain dapat menukarkan secara cash to cash, beberapa perbankan juga menyiapkan layanan penukaran secara nontunai melalui scan QRIS. “Kami telah menyiapkan modal pelayanan terpadu ini sejumlah Rp11,4 miliar,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu,  penukar juga dapat mengikuti Experience QRIS dengan berdonasi/ bersedekah senilai Rp2.024 dan mendapatkan suvenir berupa minyak goreng.

Selain penukaran di Gedung Kartini, kata dia, BI bersama perbankan juga membuka layanan penukaran melalui layanan mobil kas keliling dan penukaran melalui loket perbankan yang tersebar di 7 kota/kabupaten di wilayah kerja KPw BI Malang.

Dia meminta pula agar masyarakat untuk melakukan penukaran uang di loket/tempat-tempat resmi yang ditunjuk oleh Bank Indonesia sehingga mendapatkan jumlah nominal yang sesuai dan terjamin keasliannya sehingga terhindar dari kejahatan pemalsuan uang serta tidak dipungut biaya.

“Selain itu, kami juga mengajak masyarakat untuk menggunakan transaksi nontunai baik menggunakan QRIS untuk transaksi retail, maupun pembayaran nontunai lainnya seperti BI Fast dan mobile banking untuk transaksi nilai besar,” ucapnya.

Staf Ahli Wali Kota Malang Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Tabrani, juga memberikan imbauan yang sama. Intinya, agar masyarakat menukarkan uang pecahan kecil ke outlet-outlet resmi.

Dia juga berterima kasih kepada BI Malang yang memberikan layanan penukaran uang pecahan kecil kepada masyarakat bekerja sama dengan bank karena Lebaran bagi masyarakat tidak terlepas dari tradisi berbagi uang.

Tri Sulistyowati (30), warga Jl. Muharto, Kota Malang, mengatakan untuk memperoleh nomor antrean awal, dirinya harus datang ke Gedung Kartini pukul 03.00 sambil ditemani anaknya yang kecil dan sahur di sana, “Alhamdulillah, saya mendapatkan nomor antre 14,” katanya. (K24)


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Choirul Anam
Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper