Bisnis.com, MALANG — Distribusi rokok ilegal yakni rokok tanpa dilekati cukai di Malang terus berulang meski sering berhasil digagalkan petugas Bea Cukai setempat.
Seperti pada Jumat (24/11/2023), Bea Cukai Malang terus berupaya gagalkan pengiriman rokok ilegal. Penggagalan itu bermula saat Tim Bea Cukai Malang melakukan patroli darat dengan melakukan pemeriksaan pada beberapa jasa ekspedisi yang berada di kawasan Stasiun Kota Malang.
Tim melakukan pemeriksaan terhadap salah satu Jasa Ekspedisi di Jalan Trunojoyo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, dan mendapati 4 koli berisi 3.170 bungkus dengan total 63.400 batang rokok jenis sigaret kretek mesin (SKM) merek Hoki Bold tanpa dilekati pita cukai. Atas hasil pemeriksaan Tim melakukan penindakan dan penegahan terhadap barang tersebut.
Selain itu, tim juga melakukan pemeriksaan pada jasa ekspedisi lainnya di Jalan Trunojoyo namun tidak terdapat pengiriman rokok Ilegal Selanjutnya tim membawa barang ke KPPBC TMC Malang untuk dilakukan proses lebih lanjut. “Dari hasil penindakan, perkiraan nilai barang mencapai Rp79.567.000,00 dan potensi kerugian negara mencapai Rp42.414.600,00,” ujar Kepala Kantor Bea Cukai Malang, Gunawan Tri Wibowo, Selasa (28/11/2023).
Ekonom Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, Joko Budi Santoso, menilai langkah penindakan peredaran rokok ilegal terus berlanjut. Hal ini positif untuk membatasi peredaran rokok ilegal yang tak pernah jera.
Masih masifnya peredaran rokok ilegal, kata dia, seharusnya menjadi bahan evaluasi bagi Bea cukai untuk bisa meningkatkan penindakan sampai di tingkat produsen, tidak hanya menyasar pada jalur distribusi saja.
Baca Juga
“Kekuatan intelijen Bea cukai tentunya sudah mumpuni untuk mendeteksi produsen rokok ilegal. Kolaborasi dengan pemda dan aparat penegak hukum akan menjadi kunci kuatnya penindakan rokok ilegal sampai tingkat produsen,” ujarnya.(K24).