Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Surabaya Akan Buka Akses Jalan Radial Road Penghubung JLLB

Jalan Radial Road ini difungsikan untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas yang diakibatkan oleh besarnya volume kendaraan di kawasan Jalan Raya Lontar.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 12 Januari 2023  |  21:10 WIB
Surabaya Akan Buka Akses Jalan Radial Road Penghubung JLLB
Ilustrasi/ Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan jalan. - JIBI
Bagikan

Bisnis.com, SURABAYA — Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya berencana membuka akses Jalan Radial Road di kawasan Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep. 

Sekretaris Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Dwi Djajawardana mengatakan rencana membuka akses Jalan Radial Road telah memasuki tahap dua kali sosialisasi. Dalam sosialisasi tersebut, DSDABM memberikan beberapa pemberitahuan terkait rencana pembangunan Jalan Radial Road. 

"Mulai dari teknis pembangunannya, mempersiapkan persyaratan atau data-data kepemilikan tanah, serta berkas pendukung lainnya, sebagai bukti pendukung pembebasan ganti untung lahan warga," katanya dalam rilis, Kamis (12/1/2023).

Dia menjelaskan tujuan utama pembangunan Jalan Radial Road adalah sebagai penghubung antara Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) dengan Jalan Lingkar Luar Dalam Barat (JLDB) .

“Selain itu, juga difungsikan untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas yang diakibatkan oleh besarnya volume kendaraan di kawasan Jalan Raya Lontar,” katanya.

Dwi menambahkan, pembuatan Jalan Radial Road ini juga untuk mendukung kemudahan akses menuju ke Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Dengan adanya Jalan Radial Road, diharapkan dapat membantu sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Pengkajian dan perencanaan pembangunan Jalan Radial Road, sudah sejak pertengahan 2022,” imbuhnya.

Saat ini, lanjutnya, pemkot akan menampung aspirasi warga mengenai besaran nominal dari pembebasan lahan tersebut sehingga ke depannya tidak terjadi miss komunikasi dalam pembebasan lahan tersebut.

"Jadi, agar warga paham dan mempersiapkan sejak dini, apakah mungkin sertifikat atau petok. Ketika di lahan warga itu ada nilai ekonomisnya, maka itu bisa dinilai. Misal, pohon yang ada nilai ekonomisnya, atau bangunan septik tank juga kita nilai," imbuhnya.

Adapun lahan yang akan digunakan untuk akses Jalan Radial Road ini, bukan hanya milik warga. Akan tetapi, juga ada lahan milik pengembang. Diketahui, lahan yang akan digunakan untuk akses jalan tersebut luasnya sekitar 54.724 meter persegi, termasuk milik warga, pengembang, dan pemkot. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surabaya jatim perbaikan jalan
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top