Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Tingkat Hunian Hotel Malang 63,68 Persen pada November 2022

Pada November 2022, komposisi tamu pengunjung hotel klasifikasi bintang terdiri atas 1,55 persen tamu mancanegara dan 98,45 persen tamu nusantara.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 02 Januari 2023  |  20:11 WIB
Tingkat Hunian Hotel Malang 63,68 Persen pada November 2022
Resepsionis melayani para tamu yang melakukan check-in. - Bisnis/Rachman.
Bagikan

Bisnis.com, MALANG — Tingkat penghunian kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Kota Malang pada November 2022 mencapai 63,68 persen turun sebesar 0,62 poin jika dibandingkan dengan TPK Oktober 2022.

Kepala BPS Kota Malang, Erny Fatma Setyoharini, mengatakan bila dibanding tingkat hunian pada November 2021 mengalami kenaikan 10,31 poin.

“Rata-rata lama menginap tamu (RLMT) pada hotel klasifikasi bintang di Kota Malang selama November 2022 tercatat sebesar 1,43 hari, atau relatif turun dibandingkan bulan November 2022 yang mencapai 1,41 hari,” katanya, Senin (2/1/2023).

Pada November 2022, komposisi tamu pengunjung hotel klasifikasi bintang terdiri atas 1,55 persen tamu mancanegara dan 98,45 persen tamu nusantara.

Menurut dia, TPK merupakan salah satu indikator yang dapat mencerminkan tingkat produktivitas usaha jasa akomodasi. Jika TPK besar dan cenderung mendekati 100 persen, maka dapat diartikan bahwa sebagian besar kamar akomodasi laku terjual.

TPK hotel klasifikasi bintang di Kota Malang pada November 2022 mencapai 63,68 persen, dengan kata lain dari 100 kamar yang disediakan oleh seluruh hotel klasifikasi bintang di Kota Malang setiap malamnya sebanyak 63 hingga 64 kamar diantaranya telah tersisih.

TPK hotel klasifikasi bintang November 2022 turun sebesar 0,62 poin jika dibandingkan dengan TPK bulan Oktober 2022 yang tercatat sebesar 64,30 persen. Adapun jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, TPK November 2022 meningkat sebesar 10,31 poin.

TPK Kota Malang November 2022 ini 5,96 poin lebih tinggi dibandingkan TPK Jawa Timur yang mencapai 57,72 persen, dan 9,27 poin lebih tinggi dibandingkan TPK Indonesia yang mencapai 54,41 persen.

Ekonom Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, Wildan Syafitri, menilai dicabutnya PPKM akan semakin meningkatkan TPK hotel di Kota Malang.

Faktor peningkatan lain yakni dilaksanakan kuliah luring karena meningkatnya jumlah migrasi ke Malang. Dampak migrasi juga mendorong permintaan komoditi makanan dan minuman.

“Kontribusi sektor wisata dan pendidikan juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi,” ucap Wildan yang juga Ketua ISEI Malang itu.(K24)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malang jatim perhotelan
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top