Percepatan EBT Daerah, Ini Langkah Gubernur Khofifah 

Pameran PJB Connect menjadi ajang saling tukar inovasi, diskusi, serta teknologi terkini untuk menunjang perkembangan energi listrik.
Dari kiri-kanan, Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jisman P. Hutajulu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Direktur Utama PLN Nusantara Power (PNP), dan Direktur Manjemen Pembangkitan PT PLN (Persero) Adi Lumakso dalam pembukaan gelaran PJB Connect (PNP Jump Beyond Connection) 2022 di Surabaya, Selasa (4/10/2022)./Bisnis - Peni Widarti
Dari kiri-kanan, Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jisman P. Hutajulu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Direktur Utama PLN Nusantara Power (PNP), dan Direktur Manjemen Pembangkitan PT PLN (Persero) Adi Lumakso dalam pembukaan gelaran PJB Connect (PNP Jump Beyond Connection) 2022 di Surabaya, Selasa (4/10/2022)./Bisnis - Peni Widarti

Bisnis.com, SURABAYA — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebutkan sejumlah program energi daerah yang terus direalisasasikan Pemprov Jatim terutama untuk mendorong percepatan Energi Baru Terbarukan (EBT).

Dia mengatakan, Jatim sendiri sudah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Rencana Umum Energi Daerah (RUED) yang telah diterbitkan, salah satunya adalah program perluasan rasio elektrifikasi agar seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati aliran listrik.

“Hingga hari ini, rasio elektrifikasi kita sudah mencapai 105,47 persen,” katanya seusai pembukaan PJB Connect (PNP Jump Beyond Connection) 2022 di JX Internasional Expo Surabaya, Selasa (4/10/2022).

Sedangkan program Pemprov Jatim yang berkaitan dengan EBT, lanjut Khofifah, yakni ada 573 unit pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berbasis rooftop untuk memaksimalkan produktivitas sejumlah komunitas masyarakat seperti nelayan.

“Kita ingin memaksimalkan basis-basis komunitas masyarakat yang bisa langsung meningkatkan produksi mereka seperti daerah sentra nelayan dan sentra Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan daerah2-daerah yang hari ini punya kekuatan ekonomi besar tapi belum bisa terakses oleh listrik yang mencukupi seperti di kepulauan Sumenep,” jelasnya.

Khofifah menambahkan, dalam menjalankan program EBT untuk menuju net zero emisi pada 2060 juga diperlukan langkah lain yang berseiring dengan energi listrik berbasis baterai yang saat ini dilakukan pada kendaraan listrik, serta memacu penanaman pohon dan mangrove untuk menghasilkan oksigen.

“Untuk penggunaan kendaraan bermotor berbasis listrik dan baterai, kita sudah ada insentif pajak sampai 90 persen, oleh karena itu, bagaimana kalau forum PJB Connect ini juga merekomendasikan ke Kemenkeu untuk beri insentif roda 4 dan roda 2 agar orang beralih ke kendaraan listrik,” ujarnya.

Di samping itu, Khofifah juga mendorong pihak terkait untuk memacu pembangunan infrastruktur kendaraan listrik seperti stasiun pengisian listrik atau area re-charging di banyak tempat seperti parkiran hingga rest area.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jisman P. Hutajulu mengatakan, pihaknya telah merumuskan berbagai upaya untuk mencapai zero emisi pada 2060, dan setidaknya mencapai 23 persen pada 2025.

“Beberapa hari lalu pemerintah keluarkan Perpres agar bagaimana PLTU diatur atau dikurangi sehingga bisa menambah ruang bagi EBT untuk masuk ke sistem kelistrikan yang ada,” katanya.

Direktur Utama PLN Nusantara Power (PNP), Ruly Firmansyah mengatakan selama 7 tahun berturut- turut gelaran pameran PJB Connect menjadi ajang saling tukar inovasi, diskusi, serta teknologi terkini untuk menunjang perkembangan energi listrik.

"Hadirnya PJB Connect akan membawa sinergi yang baik antar perusahaan listrik, utilitas, akademisi, dan investor menjadi lebih kuat, solid, dan apik. PJB Connect juga menjadi jembatan terjalinnya komunikasi yang sinergi dan merambah dimulainya proyek dan bisnis dengan skala besar,” jelasnya.

Seperti diketahui, Indonesia telah berkomitmen untuk menjaga suhu udara tidak naik 1,5 derajat celcius pada kesepakatan UN Climate Change Conference, COP 26, Glasgow 2021. Komitmen itu dilakukan dengan menurunkan emisi melalui pengembangan EBT, pelaksanaan efisiensi energi, konservasi energi, serta penerapan teknologi energi bersih.

Adapun dalam gelaran PJB Connect (PNP Jump Beyond Connection) pada 4 - 6 Oktober 2022 ini diikuti oleh sebanyak 100 booth, serta puluhan seminar yang akan mengisi ruang diskusi teknologi ketenagalistrikan. Gelaran yang ke-7 kalinya diselenggarakan dalam rangka HUT PNP ke-27.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Peni Widarti
Editor : Miftahul Ulum

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper