Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Penyakit Mulut dan Kuku di Madura, Begini Kondisinya

Berdasarkan hasil uji laboratorium, beberapa di antaranya memang positif terserang wabah PMK dan sebagian di antara sapi-sapi yang sakit itu disembelih paksa.
Dokter hewan dari Pusat Veteriner Farma (Putvetma) Surabaya menyuntikkan vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) untuk sapi di kandang kawasan Taman, Sepanjang, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (14/6/2022). ANTARA FOTO/Umarul Faruq
Dokter hewan dari Pusat Veteriner Farma (Putvetma) Surabaya menyuntikkan vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) untuk sapi di kandang kawasan Taman, Sepanjang, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (14/6/2022). ANTARA FOTO/Umarul Faruq

Bisnis.com, PAMEKASAN - Sebanyak 18.737 ekor sapi di Pulau Madura, Jawa Timur dilaporkan sakit bergejala seperti terserang wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

Berdasarkan rilis yang disampaikan masing-masing dinas peternakan kabupaten di Pulau Madura, belasan ribu ekor sapi yang dilaporkan sakit itu, terdiri atas 5.207 ekor sapi di Pamekasan, 5.157 ekor di Bangkalan, lalu 4.630 ekor di Sampang, dan 3.743 ekor di Sumenep.

"Karena itu, vaksinasi PMK kami gencarkan untuk mencegah penularan menjadi lebih luas," kata Koordinator Penanggulangan Virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Pamekasan Ahmad Fathul Qorib kepada media di Pamekasan, Kamis (30/6/2022).

Sebaran sapi sakit bergejala seperti terserang wabah PMK itu berada pada semua kecamatan di Pamekasan.

Berdasarkan hasil uji laboratorium, beberapa di antaranya memang positif terserang wabah PMK dan sebagian di antara sapi-sapi yang sakit itu disembelih paksa oleh pemiliknya karena khawatir mati.

"Hingga saat ini vaksinasi terus kami lakukan dengan target 100 ekor per hari, dan dilakukan dari rumah ke rumah oleh petugas secara langsung," katanya, menjelaskan.

Vaksinasi sapi juga digelar pada tiga kabupaten lain di Pulau Madura, yakni Sampang, Bangkalan, dan Sumenep.

Di Madura, sapi sakit dan dinyatakan positif terserang wabah PMK itu pertama kali terjadi di Kabupaten Bangkalan, yakni setelah petugas melakukan pemeriksaan kesehatan hewan pada ratusan sapi yang hendak dikirim ke luar Pulau Madura.

Sebanyak lima ekor sapi dinyatakan positif terserang wabah PMK, dan sapi yang sakit itu yang dibeli di Pasar Sapi Keppo, yakni pasar sapi terbesar se-Madura yang terletak di Desa Polagan, Kecamatan Galis, Pamekasan.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Newswire
Editor : Miftahul Ulum
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper