Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perdagangan Satwa di Splendid Ditertibkan

Laporan terkait kondisi satwa kucing dalam kondisi kurang sehat/layak yang diperjualbelikan di Splendid pertama kali tersampaikan melalui media sosial twitter.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 29 Juni 2022  |  09:29 WIB
Perdagangan Satwa di Splendid Ditertibkan
Tim gabungan dari Satpol PP dan Diskoperindag mengecek kondisi satwa di Pasar Splendid Kota Malang, Senin (27/6/2022). - Istimewa

Bisnis.com, MALANG — Pemkot Malang menertibkan perdagangan satwa di Splendid yang intinya pedagang tidak boleh menjual satwa sakit, menelantarkan, dan berasal dari curian.

Kepala Satpol PP Kota Malang, Heru Mulyono, mengatakan dirinya turun ke lapangan karena adanya laporan pengaduan lewat media sosial atas kondisi satwa kucing diduga kurang sehat yang diperjualbelikan oknum pedagang di Pasar Splendid. Tim gabungan dari Satpol PP dan Diskoperindag diterjunkan ke lokasi, Senin (27/6/2022).

“Terimakasih atas peran serta masyarakat dalam memberikan laporan pengaduan dimaksud dan memastikan bahwa jajaran Satpol PP senantiasa siap menindaklanjuti laporan sesuai tugas dan fungsi yang diemban,” katanya, Selasa (28/6/2022).

Tim memantau serta melakukan pendataan kucing dan satwa lainnya. Juga memberikan edukasi bagi para pedagang agar memperhatikan status satwa seperti jangan sampai sakit, ditelantarkan, atau asalnya dari curian. Apalagi Pasar Splendid merupakan aset kota.

Tim telah mendata sebanyak 10 pedagang dan berbagai satwa yang ada di Pasar Splendid. Di antaranya 42 ekor kucing, 4 ekor monyet, 1 ekor musang, 5 ekor landak mini dan ratusan kelinci serta hamster.

Para pedagang tersebut telah diberikan imbauan dan kembali diedukasi terkait peraturan perdagangan satwa. Selain itu, mekanisme pelaporan melalui Kepala Pasar apabila ada kondisi satwa yang kurang sehat juga telah diinformasikan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang, Sri Winarni, memastikan pihaknya dalam waktu dekat akan segera menindaklanjuti dengan pengecekan kondisi dan aspek edukasi kesehatan satwa.

"Tim kami saat ini memang masih fokus soal wabah PMK, tapi inshaallah dalam waktu dekat bidang peternakan dan keswan juga akan turun ke Splendid,”, ungkapnya.

Laporan terkait kondisi satwa kucing dalam kondisi kurang sehat/layak yang diperjualbelikan di Splendid pertama kali tersampaikan melalui media sosial twitter pada Sabtu (25/6/2022) dan Pemkot Malang langsung merespons melalui komunikasi daring disusul langkah riil di lokasi, Senin (27/6/2022).

Pemkot Malang melalui twitter resminya juga telah menyatakan terbuka untuk mensinergikan langkah tepat dan berkesinambungan terhadap persoalan multi aspek ini dengan komunitas pemerhati hewan dan dokter hewan di Kota Malang.(K24)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jatim malang satwa langka
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top