Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Konsumsi BBM Jatim Jelang Lebaran Bakal Naik 11 Persen Saat Mudik Lebaran

Pertamina memastikan stok BBM di terminal BBM masih sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama mudik Lebaran.
Section Head Communication Patra Niaga Jatimbalinus, Arya Yusa Dwicandra memaparkan proyeksi konsumsi BBM jelang Lebaran dalam Buka Puasa Bersama di Surabaya, Rabu (20/4/2022). /Bisnis-Peni Widarti
Section Head Communication Patra Niaga Jatimbalinus, Arya Yusa Dwicandra memaparkan proyeksi konsumsi BBM jelang Lebaran dalam Buka Puasa Bersama di Surabaya, Rabu (20/4/2022). /Bisnis-Peni Widarti

Bisnis.com, SURABAYA - PT Pertamina Patra Niaga di wilayah Jatim Bali Nusa Tenggar (Jatimbalinus) memproyeksikan peningkatan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) terutama jenis gasoline seperti Pertalite dan Pertamax pada masa Lebaran tahun ini akan meningkat 11 persen dari rata-rata harian normal.

Section Head Communication Patra Niaga Jatimbalinus Arya Yusa Dwicandra mengatakan tingkat konsumsi gasoline diprediksi akan terjadi kenaikan pada saat menjelang Lebaran atau pada momen mudik, tetapi ternyata saat ini pun sudah ada tren peningkatan konsumsi harian yang lebih cepat.

“Konsumsi rata-rata harian normal saja sudah naik menjadi 17.500 kilo liter (kl) per hari, dari sebelumnya hanya 16.883 kl per hari. Jadi nanti menjelang Lebaran kenaikannya akan lebih tinggi atau sekitar 19.500 kl per hari,” katanya dalam Media Gathering Pertamina, Rabu (20/4/2022).

Dia mengatakan kenaikan konsumsi BBM paling besar terjadi pada jenis Pertalite yang terjadi sejak awal April hingga saat ini. Namun begitu, katanya, Pertamina memastikan stok BBM di terminal BBM masih sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama mudik Lebaran.

“Kami sudah mengantisipasi kenaikan konsumsi ini dengan menambah stok di terminal BBM. Bahkan kami juga sudah mengaktifkan posko siaga, dan memastikan ketersediaan di SPBU,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, Pertamina Patra Niaga wilayah Jatimbalinus juga menambah fasilitas di tol Trans Jawa dan jalur wisata berupa 10 kiosk Pertamina Siaga, 100 motorist, 9 unit SPBU kantong serta 3 unit fasilitas kesehatan.

“Kami siapkan SPBU kantong yakni mobil tanki yang standby di beberapa titik jalur wisata dan tol. Mobil ini bisa mengisi jika SPBU kehabisan. Kami juga menambah jam operasional di 256 SPBU serta 7.118 unit agen dan outlet LPG siaga,” paparnya.

Arya pun mengimbau agar masyarakat tidak panik karena adanya kenaikan konsumsi apalagi jika terdapat antrean pembelian BBM sebab Pertamina telah memastikan pasokan masih cukup.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Peni Widarti
Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper