Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Nilai Taman Hutan Raya Soerjo Meningkat 5 Persen

Penilaian efektivitas pengelolaan kawasan Tahura Raden Soerjo dengan menggunakan instrumen METT (Management Effectiveness Tracking Tools) memperoleh nilai 82 persen.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 24 Februari 2022  |  19:50 WIB
Grafis nilai efektivitas Tahura Raden Soerjo Jawa Timur. - Dok.Pemprov Jatim
Grafis nilai efektivitas Tahura Raden Soerjo Jawa Timur. - Dok.Pemprov Jatim

Bisnis.com, SURABAYA - Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo yang berada di wilayah Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang, Kabupaten Jombang, Kabupaten Pasuruan dan Kota Batu Jawa Timur tahun ini meraih nilai efektivitas tertinggi se-Indonesia bahkan meningkat 5 persen.

Prestasi tersebut sebagaimana Surat Direktur Pengelolaan Kawasan Konservasi Kementerian LHK Nomor S.282/KSDAE/KK/KSA.1/01/2022 pada 10 Januari 2022 tentang Hasil Penilaian Efektifitas Pengelolaan Kawasan Konservasi Tahun 2021.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menjelaskan berdasarkan hasil penilaian efektifitas pengelolaan kawasan dengan menggunakan instrumen METT (Management Effectiveness Tracking Tools) yang dilakukan oleh Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian LHK, untuk tahun 2021 Tahura Raden Soerjo memperoleh nilai 82 persen. 

"Nilai ini merupakan nilai tertinggi efektivitas pengelolaan Tahura se Indonesia yang berjumlah 38 Tahura,” ujarnya dalam rilis, Kamis (24/2/2022).

Dia mengatakan nilai METT tertinggi 2021 ini mengulangi prestasi yang pernah diraih Tahura Raden Soerjo pada 2019 lalu dengan nilai METT 77 persen yang juga merupakan nilai tertinggi dari efektivitas pengelolaan Tahura se Indonesia.

"Nilai efektivitas pengelolaan Tahura Raden Soerjo mengalami peningkatan yang cukup signifikan yakni sebesar 5 persen jika dibandingkan dengan raihan nilai 2019," ujarnya. 

Menurut Khofifah, capaian ini menjadi salah satu ukuran keberhasilan penyelenggaraan urusan kawasan hutan konservasi yang merupakan kewenangan Pemprov Jatim. 

“Nilai METT yang diraih merupakan indikator dari kualitas dan efektifitas pengeleloaan Tahura sebagai kawasan konservasi yang berfungsi untuk menjamin proses ekologis sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan dalam hal pengatur tata air dari DAS Brantas,” jelasnya.

Adapun Tahura Soerjo secara berkelanjutan telah bermanfaat sebagai sumber daya alam bagi 47 Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) dan PDAM guna memenuhi air bersih untuk kebutuhan air rumah tangga. Diperkirakan Tahura ini telah memenuhi kebutuhan air bagi sebanyak 40.000 KK.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kehutanan jatim
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top