Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Toko Swalayan di Pamekasan Diserbu Peminat Minyak Goreng

Minyak goreng kemasan mulai diserbu pembeli sejak hari kedua, yakni 20 Januari 2022.
Rak minyak goreng kemasan seharga Rp14 ribu per kilogram di salah satu toko swalayan Alfamart, Sabtu (22/1/2022), sekitar pukul 17.50 WIB kosong setelah diserbu pembeli./Antara-Abd Aziz
Rak minyak goreng kemasan seharga Rp14 ribu per kilogram di salah satu toko swalayan Alfamart, Sabtu (22/1/2022), sekitar pukul 17.50 WIB kosong setelah diserbu pembeli./Antara-Abd Aziz

Bisnis.com, PAMEKASAN - Warga Pamekasan, Jawa Timur, menyerbu toko swalayan Alfamart dan Indomaret untuk berburu minyak goreng kemasan dengan harga murah sebagaimana telah ditetapkan pemerintah Rp14.000 per kilogram.

Sejumlah toko swalayan Alfamart dan Indomaret di Pamekasan, seperti di Jalan Kabupaten, Jalan Joktole, Jalan R. Abdul Aziz dan di Jalan Raya Pamekasan-Sumenep pada Sabtu (23/1/2022), terpantau dipenuhi oleh ibu-ibu yang hendak membeli minyak goreng.

"Kalau di toko-toko biasa harganya Rp28.000 per kilogram, di sini hanya Rp14.000, jauh lebih murah," kata ibu rumah tangga asal Larangan, Pamekasan, saat antre hendak membeli minyak goreng di Alfamart di Jalan Raya Pamekasan-Sumenep.

Ibu-ibu ini mengaku rela antre untuk bisa membeli minyak goreng kemasan dengan murah tersebut, karena khawatir segera kehabisan stok.

Di toko swalayan ini, harga minyak goreng kemasan Rp14.000 per kilogram sejak 19 Januri 2022. Namun saat itu, belum terjadi antrean.

Menurut petugas di Alfamart itu, Hendra, minyak goreng kemasan mulai diserbu pembeli sejak hari kedua, yakni 20 Januari 2022.

"Kalau pada hari pertama, pada 19 Januari, biasa-biasa saja, bahkan cenderung sepi," katanya.

Hendra dan sejumlah karyawan lainnya di Alfamart ini mengaku, minyak goreng kemasan seharga Rp14 ribu per kilogram itu hingga enam bulan ke depan. "Setiap hari pasti ada. Tidak perlu khawatir," katanya.

Secara terpisah Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan Akhmad Sjaifudin menjelaskan, penurunan harga minyak goreng itu sesuai dengan ketentuan sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan RI Nomor 3 Tahun 2022 tentang Penyediaan Minyak Goreng Kemasan Untuk Kebutuhan Masyarakat seharga Rp14.000.

Tujuannya menurunkan harga minyak di pasaran yang akhir-akhir naik. Ia menjelaskan, khusus untuk program ini, pemerintah telah menggelontorkan dana sebesar Rp7,6 triliun guna membiayai subsidi 250 juta liter minyak goreng kemasan per bulan atau setara 1,5 miliar liter selama enam bulan bagi masyarakat di Indonesia.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Newswire
Editor : Miftahul Ulum
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper