Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Vaksinasi Booster di Kota Malang Mulai Bergulir

Masyarakat Kota Malang diminta memanfaatkan peluang ini dengan baik karena belum tahu kapan pandemi ini berakhir.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 14 Januari 2022  |  12:54 WIB
Wali Kota Malang, Sutiaji, didampingi Kepala Dinkes, Husnul Muarif, menerima vaksin booster pada kegiatan Pencanangan Vaksinasi Dosis Ketiga (Booster) Bagi Masyarakat Kota Malang, Kamis (13/1/2022). - Istimewa
Wali Kota Malang, Sutiaji, didampingi Kepala Dinkes, Husnul Muarif, menerima vaksin booster pada kegiatan Pencanangan Vaksinasi Dosis Ketiga (Booster) Bagi Masyarakat Kota Malang, Kamis (13/1/2022). - Istimewa

Bisnis.com, MALANG — Kota Malang memulai vaksinasi booster dengan memprioritaskan para lansia dan masyarakat rentan.

Wali Kota Malang, Sutiaji, menegaskan pemberian vaksin dosis ketiga ini bertujuan untuk mempertahankan tingkat kekebalan yang telah ada serta memperpanjang masa perlindungan bagi penerima vaksin.

“Saya minta kepada masyarakat Kota Malang, ini ditangkap dengan baik karena kita belum tahu kapan pandemi ini berakhir. Maka diputuskan perlunya booster ini untuk menguatkan vaksin satu dan vaksin dua sehingga nanti herd immunity terbangun dengan baik,” tuturnya saat membuka dan memberikan arahan pada kegiatan Pencanangan Vaksinasi Dosis Ketiga (Booster) Bagi Masyarakat Kota Malang, Kamis (13/1/2022).

Menurut dia, Kota Malang menjadi salah satu daerah yang telah diperkenankan melaksanakan vaksinasi booster karena capaian vaksinasi pertama sudah 70 persen dan capaian vaksinasi ke dua 60 persen.

“Tidak semua daerah boleh melakukan booster, yang boleh itu yang capaian vaksin pertama 70 persen dan capaian vaksin kedua di angka 60 persen,” ucapnya.

Dia menegaskan, vaksin booster akan diberikan kepada masyarakat Kota Malang secara gratis. Dinas Kesehatan Kota Malang akan mengupayakan ketersediaan dosis vaksin booster agar cukup diberikan kepada masyarakat.

“Saat ini yang tersedia 60.000 sampai 70.000 dosis. Sudah tidak perlu ada kegelisahan dan kekhawatiran tidak dapat vaksin booster. Semua akan terpenuhi karena sudah disampaikan negara bahwa booster ini dibutuhkan sehingga ketersediaannya itu akan disiapkan,” ucapnya. Pemberian vaksin booster ini akan menggunakan vaksin Pfizer dan AstraZeneca.

Mengingat pandemi yang belum berakhir, dia mengingatkan kepada masyarakat agar berdisiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. “Kalau sudah mendapat booster, jangan tidak pakai masker, tidak protokol kesehatan, cuci tangan diabaikan, berkerumun seenaknya karena booster ini menjadi salah satu upaya agar kita terhindar dari Covid-19. Itu yang penting,” ujarnya.

Kepala Dinkes Kota Malang, dr. Husnul Muarif, menjelaskan pelaksanaan booster pada Januari ini akan mendahulukan lansia dan masyarakat rentan. “Hari ini kami mengundang yang masuk dalam kategori lansia,” katanya.

Dia menegaskan pula, vaksinasi dosis ketiga untuk masyarakat akan dimulai pada Senin depan (17/1/2022) dan akan didistribusikan melalui faskes di berbagai lokasi guna memudahkan masyarakat dalam menjangkaunya.

“Pelaksanaan berikutnya untuk warga masyarakat Kota Malang, kita distribusikan ke faskes-faskes yang berwenang, di antaranya 16 puskesmas, 20 rumah sakit, dan 45 klinik,” ucapnya. (K24)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jatim malang Vaksin Covid-19 Vaksin Booster
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top