Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Diterjang Banjir Bandang, Ratusan Warga Kota Malang Mengungsi

Banjir bandang yang terjadi pada Kamis (4/11/2021) menyebabkan ratusan warga di Kota Malang mengungsi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 05 November 2021  |  09:00 WIB
Diterjang Banjir Bandang, Ratusan Warga Kota Malang Mengungsi
Ilustrasi banjir - Istimewa.

Bisnis.com, MALANG - Ratusan warga yang bermukim di sekitar bantaran sungai Brantas Kota Malang mengungsi pada Kamis (4/11/2021) malam.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, total ada sebanyak 400-an jiwa yang mengungsi di empat titik pengungsian.

Pemerintah, katanya, tengah mengidentifikasi kebutuhan korban banjir. Seperti pasokan air bersih dan kebutuhan dapur umum bagi para pengungsi.

“Banyak yang tak membawa bekal. Hanya mengenakan pakaian yang melekat di badan,” ujarnya.

Menurutnya, ada sebanyak empat titik di Kota Malang yang diterjang banjir. Meliputi Kelurahan Jatimulyo, Rampal Claket, Samaan, dan Kota Lama.

Menyikapi hal itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang menyalurkan sejumlah bantuan, salah satunya selimut untuk korban.

Jumlah kerugian, ujar Sutiaji, masih dihitung. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sebuah sepeda motor hanyut terseret air sungai Brantas. Ratusan relawan, personil BPBD dan TNI diturunkan.

Salah seorang pengungsi Erni mengatakan hujan disertai luapan sungai Brantas terjadi mulai pukul 15.00 WIB.

Puncaknya, katanya, terjadi magrib. Banjir kiriman dari Kota Batu. Air merendam rumah setinggi dada orang dewasa.

“Warga langsung mengungsi, menyelamatkan diri,” katanya.

Banjir bandang di kawasan hulu sungai Brantas di Desa Bulukerto, Bumiaji, Kota Malang menyebabkan 15 orang hanyut. Empat orang diantaranya berhasil diselamatkan tim penyelamat. Sedangkan 11 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banjir bandang

Sumber : Tempo.co

Editor : Setyo Puji Santoso

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top