Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Transaksi Digital Bank Jatim (BJTM) Melonjak, M-Banking Naik 45 Persen

Sektor perbankan saat ini dituntut untuk terus melakukan transformasi ke arah digital karena merupakan bagian dari stimulus, dan menjadi skala prioritas dari OJK bagi perbankan.
Bank Jatim/bankjatim.co.id
Bank Jatim/bankjatim.co.id

Bisnis.com, SURABAYA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (BJTM) mencatatkan tren pengguna layanan digital, terutama mobile banking (m-banking) mengalami pertumbuhan yang signifikan bahkan kontribusinya meningkat.

Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman, mengatakan sektor perbankan saat ini dituntut untuk terus melakukan transformasi ke arah digital karena merupakan bagian dari stimulus dan menjadi skala prioritas dari OJK bagi perbankan.

“Bank Jatim mengikuti stimulus itu dengan melakukan berbagai akselerasi digital banking, seperti aplikasi mobile J-Connect itu merupakan branding produk kami. Nah, itu bagian datri optimalisasi terhadap bisnis proses kita digitalkan,” katanya, Selasa (2/11/2021).

Dia mengatakan dengan meningkatnya layanan digital, kinerja fee base income diharapkan ikut terkerek secara signifikan sebab masyarakat banyak melakukan transaksi digital mobile banking.

“Kalau transaksi bertambah terus, tentu fee base income juga akan naik,” ujarnya.

Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank Jatim, Tonny Prasetyo, menjelaskan transaksi nabasah saat ini sudah banyak beralih ke digital dibandingkan melalui teller di kantor bank.

“Perubahan gaya transaksi dari layanan biasa ke layanan digital ini terus peningkatan terjadi setiap tahun seiring dengan inovasi layanan yang kami sajikan, terutama di masa pandemi banyak perubahan,” ujarnya.

Data Bank Jatim per kuartal III/2021 mencatat jumlah transaksi nasabah melalui ATM mencapai 4.197.810 transaksi atau naik 1,0 persen dibandingkan periode akhir 2020 atau year to date (Ytd), jika dibandingkan kuartal III/2020 juga mengalami pertumbuhan 7,3 persen (Yoy).

Transaksi nasabah melalui m-banking pada kuartal III/2021 tercatat 1.416.151 transaksi atau tumbuh 45,4 persen (Ytd), atau naik 109,5 persen (Yoy). Sementara, transaksi SMS Banking pada periode tersebut tercatat 15.324 transaksi atau naik 55,9 persen (Ytd), atau turun -53,3 persen (yoy). 

Adapun, transaksi melalui internet banking tercatat mencapai 89.716 transaksi atau turun -9,6 persen (Ytd) atau turun -5,7 persen (Yoy).

Tonny menambahkan dengan semakin meningkatnya transaksi layanan digital ini telah mengubah komposisi atau kontribusi layanan perbankan. Pada periode hingga kuartal III/2021, kontribusi layanan melalui teller kantor bank saat ini hanya sebesar 4,29 persen, layanan ATM berkontribusi 70,25 persen, SMS hanya 0,26 persen, mobile banking 23,70 persen, dan internet banking 1,50 persen.

 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Peni Widarti
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper