Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Strategi Pemkab Bangkalan Genjot Investasi Industri Maritim

Pemkab Bangkalan juga telah mengoperasikan Mal Perizinan di Bangkalan Plaza berupa sistem layanan Online Single Submission yang telah banyak dimanfaatkan UMKM.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 01 Juni 2021  |  16:08 WIB
Abu vulkanik menyembur dari kawah Gunung Bromo di Jawa Timur, Jumat (22/3/2019). - ANTARA/Widodo S Jusuf
Abu vulkanik menyembur dari kawah Gunung Bromo di Jawa Timur, Jumat (22/3/2019). - ANTARA/Widodo S Jusuf

Bisnis.com, SURABAYA — Pemerintah Kabupaten Bangkalan tengah menggencarkan promosi investasi di sektor industri maritim sejalan dengan potensi besar Madura di bidang tersebut.

Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron mengatakan telah membuat kajian tentang potensi investasi sektor industri kemaritiman yang akan ditawarkan secara luas guna menjaring calon investor skala besar.

“Kami menggencarkan promosi investasi industri kemaritiman di wilayah kami karena Madura memiliki area laut yang berpotensi,” katanya, Selasa (1/6/2021).

Dia mengatakan saat ini di Kabupaten Bangkalan sendiri telah beroperasi sejumah perusahaan galangan seperti PT Adiluhung, Santosa, Bintang Timur Samudera, Sarana Segara, dan terdapat perusahaan galangan yang tengah membangun fasilitas docking kapal di kawasan tersebut yakni PT Galangan Samudra Madura.

Selain itu, lanjut dia, Pemkab Bangkalan juga tengah menyiapkan program pengembangan pelabuhan khusus untuk melayani enam operator ladang migas lepas pantai di wilayah tersebut.

“Operator ladang migas lepas pantai tersebut selama ini masih mengandalkan pelabuhan di Lamongan yang jaraknya lebih jauh,” imbuhnya.

Dia menambahkan rencana pengembangan pelabuhan khusus tersebut sejalan dengan Peraturan Presiden No. 80/2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo- Lamongan, Kawasan Bromo-Tengger-Semeru (BTS), serta Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan.

Proyek pelabuhan khusus di Bangkalan dinilai prospektif, dan diyakini bisa membuat nilai investasi di kabupaten tersebut melambung tinggi dibandingkan dengan 2020 yang terealisasi Rp328 miliar.

“Pada tahun lalu kami menargetkan perolehan investasi Rp309 miliar, dan Alhamdulillah, tercapai melebihi target yakni Rp328 miliar,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Latif, Pemkab Bangkalan juga telah mengoperasikan Mal Perizinan di Bangkalan Plaza berupa sistem layanan Online Single Submission (OSS) yang telah banyak dimanfaatkan UMKM. Layanan ini diyakini akan semakin menarik minat investor untuk menanamkan modalnya di Bangkalan.

Kepala Bidang Promosi Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jatim, Andromeda mengatakan promosi investasi yang dilakukan Pemprov Jatim Sudah cukup masif baik di dalam negeri maupun luar negeri yang disertai dengan inovasi layanan perizinan Jatim Online Single Submission (JOSS).

“Layanan ini akan mempermudah, mempercepat, dan memberi kenyamanan serta kepastian kepada calon investor. Bahkan kami juga memfasilitasi calon investor untuk mendapatkan Bahan baku serta ketersediaan lahan, termasuk memberi pendampingan,” ujarnya.

Andromeda menambahkan, saat ini pihaknya terus melakukan koordinasi dan pendalaman potensi investasi yang bisa digarap di setiap kota atau kabupaten untuk bisa ditawarkan kepada calon investor dari dalam maupun luar negeri.

Berdasarkan data DPMPTSP Jatim, realisasi investasi Jatim pada tahun lalu mencapai Rp78,3 triliun. Nilai tersebut meningkat dibandingkan 2019 yang hanya Rp58,5 triliun. Jatim merupakan provinsi dengan realisasi investasi terbesar ketiga setelah Jawa Barat Rp120,4 triliun, dan DKI Jakarta Rp95 triliun.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi investor jatim madura ptsp
Editor : M. Nurhadi Pratomo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top