Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pabrikan Dukung Pemberantasan Rokok Ilegal

Dengan masif dan berkelanjutannya aparat BC melakukan tindakan pemberantasan rokok ilegal maka akan berdampak positif bagi kinerja industri hasil tembakau.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 18 Januari 2021  |  17:56 WIB
Ilustrasi pemusnahan rokok ilegal.
Ilustrasi pemusnahan rokok ilegal.

Bisnis.com, MALANG — Pabrikan kecil rokok yang tergabung dalam Forum Masyarakat Industri Rokok Seluruh Indonesia atau Formasi dan Gabungan Perusahaan Rokok Malang atau Gaperoma mendukung langkah dan sikap tegas dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai atau DJBC dalam pemberantasan rokok ilegal, seperti yang terjadi di Riau, Jumat (15/1/2021).

Ketua Harian Formasi Heri Susianto mengatakan pemberantasan peredaran rokok ilegal harus berkelanjutan, tidak bisa dengan langkah-langka hit and run. Dengan begitu maka dapat memberikan efek jera bagi pelaku.

“Negara ini negara hukum sehingga barangsiapa yang melanggar ketentuan hukum, maka kewajiban aparat untuk menindaknya,” ujarnya di Malang, Senin (18/1/2021).

Dengan masif dan berkelanjutannya aparat BC dalam melakukan tindakan pemberantasan rokok ilegal maka akan berdampak positif bagi kinerja industri hasil tembakau, terutama IHT (industri hasil tembakau) golongan II dan III atau perusahaan rokok kecil-menengah.

Dampak masifnya peredaran rokok ilegal, sangat memukul IHT kecil-menengah karena merekalah yang berhadapan dengan rokok bodong di pasar. Pangsa pasar rokok rokok legal produksi IHT kecil-menengah sama, bukan perokok yang loyal dengan merek tertentu.

“Karena itulah, upaya terus-menerus, konsisten, dan tegas oleh Bea dan Cukai harus selalu dilakukan. Formasi tentu mendukung langkah Bea dan Cukai tersebut,” ucapnya.

Pertimbangan lagi, upaya menekan peredaran rokok ilegal juga bagus dampaknya bagi penerimaan negara dari cukai dan pajak.

Ketua Gaperoma Johny menambahkan dengan adanya kenaikan tarif cukai hasil tembakau yang begitu tinggi, maka otomatis akan mendongkrak harga rokok. Sebagai konsumen yang daya belinya rendah, maka akan mencari produk rokok ilegal karena harganya relatif lebih terjangkau.

“Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas tindakan tegas yang telah dilakukan pemerintah, sehingga menjamin keadilan bagi para pelaku usaha,” katanya.

Seperti diketahui, Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepri bersama Bea Cukai Tembilahan melakukan pencegahan terhadap kapal high speed craft dan pencegah 1 kapal tanpa nama bermuatan rokok ilegal di Perairan Pulih Buluh, Riau, Jumat (15/1/2021).(K24)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri rokok Bea Cukai jatim
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top