Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lima Provinsi dengan Kematian Akibat Covid-19 Tertinggi, Jawa Timur Nomor Wahid

Kematian akibat Covid-19 di Indonesia per Sabtu (26/12/2020) dilaporkan sebanyak 147 orang. Positif bertambah 6.740 orang dan sembuh bertambah 6.389 orang.
Miftahul Ulum
Miftahul Ulum - Bisnis.com 26 Desember 2020  |  16:07 WIB
Petugas memakamkan jenazah Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Selasa (8/9/2020).  - Antara/Muhammad Adimaja
Petugas memakamkan jenazah Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Selasa (8/9/2020). - Antara/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, SURABAYA - Kematian akibat Covid-19 di Indonesia per Sabtu (26/12/2020) dilaporkan sebanyak 147 orang. Positif bertambah 6.740 orang dan sembuh bertambah 6.389 orang.

Data Satgas Covid-19 menunjukkan dari total kematian tersebut, Jawa Timur melaporkan ada 58 pasien terinfeksi corona meninggal. Jawa Tengah melaporkan 20 orang meninggal, DKI Jakarta melaporkan 14 orang meninggal, Kalimantan Timur 9 orang meninggal dan Riau 8 orang meninggal.

Data per Sabtu mempublikasikan ada 6.740 kasus baru sehingga kumulatif 706.837 kasus secara nasional. Provinsi dengan tambahan kasus terbanyak DKI Jakarta sebanyak 2.058 kasus, Jawa Tengah 871 kasus, Jawa Timur 803 kasus baru, dan Jawa Barat 601 kasus baru.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencatat kesembuhan pasien Covid-19 di wilayah setempat 85,74 persen, sebanyak 6,89 persen pasien meninggal dan 7,37 persen dirawat.

Adapun data nasional per Kamis (24/12/2020), jumlah kesembuhan 81,4 persen sedangkan rata-rata dunia 70,39 persen. Pasien meninggal 2,97 persen dibandingkan rata-rata dunia 2,19 persen. Kasus aktif 15,6 persen.

Ketua IDI Wilayah Jawa Timur DR. Dr. Sutrisno, Sp.OG(K) menjelaskan provinsi Jawa Timur dengan penduduk sekitar 40 juta lebih, kasus Covid-19 terus melaju, angka kesembuhan tinggi, namun angka kematian tinggi.

"Secara umum angka kematian sekitar 7,2 persen, sementara angka kematian di RS rujukan bisa mencapai 10 persen," tulisnya dalam publikasi dikutip, Jumat (25/12/2020).

Sutrisno melanjutkan angka ini sangat tinggi dibandingkan dengan negara lain. Di negara maju, angka kematian di bawah 1 persen. Kondisi di Jawa Timur/Indonesia mempunyai kemiripan dengan Indonesia, negara-negara Amerika Latin, dan Afrika.

Fakta ini cukup menyedihkan bagi para praktisi kesehatan, karena banyak variabel yang harus mendapat pembenahan, berupa menekan jumlah kasus positif di masyarakat, memperbaiki sistem rujukan, memperbaiki fasilitas pelayanan di rumah sakit serta protokol pengobatan, dan berbagai variabel lain yang berpengaruh langsung dan tak langsung terhadap keberhasilan pengobatan Covid-19.

Data dirilis Pemprov Jatim per Kamis terdapat tambahan 734 kasus konfirmasi Covid-19 baru, 572 orang sembuh, dan 46 orang meninggal. Pasien dirawat 5.778 orang. Alhasil secara kumulatif kasus corona di Jatim ada 78.385 orang, sembuh 67.208 orang, dan 5.399 orang meninggal. Sedangkan per Sabtu (26/12/2020), positif corona Jatim bertambah 803 orang, sembuh bertambah 661 orang dan meninggal 58 orang.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jatim Virus Corona
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top