Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Corona di Jawa Timur, Kasus di Surabaya Kembali Naik

Membandingkan data dua hari tersebut, Kota Surabaya, Kota Probolinggo, Jember, dan Tuban mengalami peningkatan kasus menonjol.
Miftahul Ulum
Miftahul Ulum - Bisnis.com 08 Desember 2020  |  06:44 WIB
Corona di Jawa Timur, Kasus di Surabaya Kembali Naik
Petugas memeriksa suhu tubuh warga sebelum memasuki area Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat Simulasi Pemungutan Suara Pilkada serentak di halaman Polresta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (5/12/2020). - Antara/Umarul Faruq.

Bisnis.com, SURABAYA - Kasus Covid-19 di Jawa Timur per Senin (7/12/2020) bertambah 545 kasus sehingga kumulatif 65.557 kasus. Sembuh bertambah 441 kasus sehingga kumulatif 57.210 orang. Meninggal bertambah 34 orang sehingga kumulatif 4.618 orang. Dirawat sebanyak 3.729 orang.

Dirinci berdasarkan kabupaten/kota, Banyuwangi mengalami pertambahan kasus positif 61 orang, Kota Surabaya bertambah 51 orang, Kota Probolinggo bertambah 47 orang, Kabupaten Jember bertambah 40 orang, Kabupaten Lumajang bertambah 34 orang, Kabupaten Tuban bertambah 33 orang, Kabupaten Pacitan 33 orang, Kabupaten Ponorogo bertambah 29 orang, Kabupaten Probolinggo bertambah 19 orang.

Bila dibandingkan dengan data per Minggu (6/12/2020), Banyuwangi mengalami pertambahan kasus positif 51 orang, Kota Surabaya bertambah 28 orang, Kota Probolinggo bertambah 18 orang, Kabupaten Jember bertambah 85 orang, Kabupaten Lumajang bertambah 26 orang, Kabupaten Tuban bertambah 9 orang, Kabupaten Pacitan bertambah 1 orang, Kabupaten Ponorogo bertambah 31 orang, Kabupaten Probolinggo bertambah 18 orang.

Membandingkan data dua hari tersebut, Kota Surabaya, Kota Probolinggo, Jember, dan Tuban mengalami peningkatan kasus menonjol.

Dalam perkembangan berbeda, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengingatkan kepada semua pihak jangan sampai timbul klaster pilkada pada pemilihan kepala daerah serentak di 19 kabupaten dan kota di provinsi setempat.

"Kami datang ke Sidoarjo ini ingin memastikan pilkada berjalan dengan aman dan nyaman serta jangan sampai terjadi klaster pilkada," kata Khofifah saat melakukan rapat koordinasi bersama jajaran forkopimda Jatim di Pendapa Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Senin malam.

Khofifah berterima kasih kepada jajaran forkopimda yang telah berjuang dan melakukan pengawalan terkait pengendalian Covid-19 di Jawa Timur.

Sebanyak 19 Kabupaten/Kota di Jawa Timur menggelar Pilkada, yakni: Sumenep, Trenggalek, Surabaya, Banyuwangi, Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kabupaten Malang, Ngawi, Kabupaten Mojokerto, Kota Pasuruan, Tuban, Lamongan, Ponorogo, Pacitan, Sidoarjo, Jember, Situbondo, Gresik dan Kabupaten Kediri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jatim surabaya Virus Corona

Sumber : Pemprov Jatim dan Antara

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top