Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Probolinggo Kembali Zona Merah Covid-19, Bagaimana Nasib Wisata Bromo?

Melonjaknya kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir menyebabkan Kabupaten Probolinggo kembali menjadi zona merah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 September 2020  |  07:06 WIB
Peta zona risiko Covid/19 di Jatim.
Peta zona risiko Covid/19 di Jatim.

Bisnis.com, PROBOLINGGO - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr Dewi Vironica mengatakan Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, kembali masuk dalam zona merah atau daerah berisiko tinggi penyebaran Covid-19 karena jumlah kasus terkonfirmasi positif mencapai 586 orang hingga Kamis malam.

"Melonjaknya kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir menyebabkan Kabupaten Probolinggo kembali menjadi zona merah yang berdasarkan 15 indikator kesehatan masyarakat yang ditetapkan Satuan Tugas Nasional," katanya di Kabupaten Probolinggo, Kamis (10/9/2020).

Menurut dia, sebanyak 15 indikator utama tersebut terbagi menjadi 11 indikator epidemiologi, dua indikator surveilans kesehatan masyarakat, dan dua indikator pelayanan kesehatan.

"Setiap indikator tersebut memiliki skor dan bobot yang kemudian dijumlah dan dikelompokkan menjadi empat zona, yakni, zona merah (risiko tinggi), zona orange (risiko sedang), zona kuning (risiko rendah), dan zona hijau ( risiko terkontrol)," tuturnya.

Ia mengatakan untuk indikator surveilans kesehatan masyarakat didapat positivity rate 16 persen (target kurang dari 5 persen), untuk indikator pelayanan kesehatan diukur dari jumlah tempat tidur di ruang isolasi rumah sakit rujukan yang menampung lebih dari 20 persen pasien yang positif Covid-19 dirawat di rumah sakit.

"Saat ini keterpakaian tempat tidur isolasi Covid-19 dan ICU terus meningkat. Sebanyak 51 persen dari total 109 tempat tidur isolasi dan ICU khusus untuk pasien dengan gejala sudah terisi penuh," katanya.

Selain itu, lanjut dia, tingkat kematian di Kabupaten Probolinggo terus bertambah, semakin banyak kasus suspek dan probable meninggal yang harus dimakamkan dengan protokol Covid-19.

"Indikator lainnya adalah masih banyaknya kasus aktif, yaitu orang terkonfirmasi positif yang masih harus menjalani isolasi dan perawatan di rumah sakit," ujarnya.

Ia menjelaskan Pemkab Probolinggo sudah berusaha menaikkan kapasitas tempat tidur isolasi dan ICU Covid-19, tetapi jika masih banyak pelanggaran terhadap protokol kesehatan maka tidak akan pernah cukup berapapun tempat tidur ditambahkan.

"Saya imbau masyarakat untuk tingkatkan disiplin, saling mengingatkan sesama, saling menjaga, bersama pasti bisa putuskan rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Probolinggo. Jangan lupa tingkatkan imun dan iman, salam sehat," katanya.

Kasus Covid-19 per Kamis (10/9/2020) di Kabupaten Probolinggo sebanyak 586 orang, sembuh 444 orang dan 29 orang meninggal.

Sementara dalam perkembangan lain, kawasan wisata Bromo kembali dibuka Jumat (28/8/2020). Pembukaan kawasan ini salah satu pertimbangannya zonasi risiko Covid-19. Namun demikian, setelah Kabupaten Probolinggo kembali zona merah corona, belum ada pengumuman terbaru dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru per Jumat (11/9/2020) pagi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jatim probolinggo

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top